Demo di Medan Ricuh, Mahasiswa Gulingkan Dua Mobil Polisi

Demo mahasiswa di Medan di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Medan, berujung ricuh. Kericuhan bermula saat massa tak puas hasil pertemuan dengan dua anggota DPRD Sumut soal tuntutan mereka.
Massa sebelumnya menolak revisi UU KPK yang disahkan DPR dan mengkritik pemerintah yang dianggap gagap mengatasi karhutla. Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Gusmiadi dan Fraksi PKS Ahmad Hadiyan kemudian menemui mahasiswa.
Tapi, pernyataan Gusmiadi dan Hadiyan tak membuat mahasiswa puas. Mahasiswa tetap memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Sumut. Polisi berupaya membendung massa.
Pantauan kumparan, Selasa (24/9) sekitar pukul 16.20 WIB, polisi kemudian berupaya menghalau massa dengan menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air dari water canon. Massa mengamuk. Mereka kemudian menghancurkan tujuh kendaraan milik polisi yang terparkir di sekitar.
Dua dari tujuh kendaraan milik polisi bahkan dibakar dan digulingkan. Massa beringas dan aksi meluas, yang tadinya di Jalan Imam Bonjol kemudian ke sejumlah jalan protokol yang ada di Kota Medan.
Upaya polisi meredam amarah massa masih dengan menyemprotkan water cannon. Hingga saat ini, situasi di Medan masih belum kondusif.
