Desa Sibalanga di Taput Masih Terisolir, Heli TNI Bergerak Bawa Bantuan
1 Desember 2025 19:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Longsor dan banjir membuat Desa Sibalanga, Tapanuli Utara (Taput) terisolir. Akses ke desa itu sulit ditembus via jalur darat karena material longsor menutup jalur utama.
ADVERTISEMENT
Bantuan dikirim ke Desa Sibalanga via udara. Helikopter TNI diterbangkan membawa kebutuhan pokok untuk warga.
Dalam siaran pers Puspen TNI, Senin (1/12), TNI melalui Kodam I/Bukit Barisan mempercepat penyaluran bantuan bagi warga terdampak tanah longsor dan banjir di Desa Sibalanga, menggunakan helikopter.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menjelaskan bahwa penggunaan helikopter memungkinkan bantuan tiba lebih cepat dan tepat di lokasi terdampak.
“Kami memastikan masyarakat yang terisolir tetap mendapatkan logistik. Pengiriman dengan helikopter ini dilakukan untuk menjamin suplai kebutuhan pokok sampai ke warga,” ujarnya.
Dalam proses penyaluran, prajurit TNI bekerja sama dengan kru penerbang untuk menurunkan paket bantuan langsung di titik aman yang telah ditentukan.
Adapun bantuan yang dikirim berupa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, air bersih, dan perlengkapan darurat lainnya. Kehadiran helikopter TNI juga menjadi wujud hadirnya negara di tengah situasi darurat.
ADVERTISEMENT
Kapendam menegaskan bahwa TNI akan terus meningkatkan distribusi bantuan sesuai dinamika di lapangan.
“Kodam I/BB berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat serta mendukung percepatan pemulihan kawasan,” tambahnya.
