kumparan
search-gray
News13 Juli 2020 16:08

Di Tengah Pandemi, Rata-rata Penumpang Pesawat di Bandara YIA Capai 3.500 Orang

Konten Redaksi kumparan
Di Tengah Pandemi, Rata-rata Penumpang Pesawat di Bandara YIA Capai 3.500 Orang (961931)
Suasana Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA). Foto: Angkasa Pura I
Penumpang pesawat di Bandara YIA atau Yogyakarta International Airport (YIA) terus meningkat. Dari catatan PT Angkasa Pura I, pada hari biasa rata-rata pergerakan pesawat antara 32 hingga 36 pergerakan. Dan pada akhir pekan mencapai 40 pergerakan.
ADVERTISEMENT
"Penerbangan sudah meningkat di weekend 40 pergerakan. Hari biasa 32 sampai 36 pergerakan. Hampir seluruh maskapai sudah melaksanakan penerbangan dengan rute tertentu," kata PTS General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama kepada wartawan di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Senin (13/7).
Jumlah pergerakan itu juga berpengaruh pada jumlah penumpang pesawat di YIA. Pada hari biasa jumlah penumpang mencapai 3.000 ribu dan naik menjadi 4.000 selama akhir pekan. Sehingga rata-rata penumpang berjumlah 3.500 orang.
"Paling tinggi 3.500 penumpang sehari kalau di rata-rata 3.000 penumpang. Weekend 4.000 penumpang," katanya.
Pandu menegaskan selama masa pandemi ini pihaknya memberlakukan protokol kesehatan ketat termasuk menggandeng Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Para penumpang juga diwajibkan menyertakan surat kesehatan seperti hasil rapid test non reaktif.
Di Tengah Pandemi, Rata-rata Penumpang Pesawat di Bandara YIA Capai 3.500 Orang (961932)
Bandara YIA Kulon Progo Foto: Dok. Kemenparekraf
"Konsekuensi dengan jumlah calon penumpang pengawasan kita terhadap protokol kesehatan tidak akan surut. Pastinya pemeriksaan-pemeriksaan ini wajib hukumnya karena sesuai edaran kementerian dan gugus tugas bahwa seluruh penumpang harus dinyatakan tidak terindikasi atau non reaktif. Semua melalui KKP," ujar Pandu.
ADVERTISEMENT
Petugas KKP juga akan memeriksa dengan detail dokumen persyaratan yang dibawa penumpang. Termasuk pula melihat seksama dokumen dari rumah sakit atau laboratorium yang mengeluarkan surat tersebut.
"Ada kasus tertentu di tahap pertama akan diketahui karena KKP melihat seluruh dokumen baik lab maupun rumah sakit yang jadi rujukan," ujarnya.
Tak hanya penerbangan dalam negeri. Penerbangan luar negeri juga sudah mulai dibuka tanggal 8 Juli lalu. Pembukaan untuk penerbangan luar negeri juga akan dilakukan secara bertahap.
"Tanggal 8 kami sudah terima penerbangan internasional dari Kuala Lumpur. Kami buka bertahap untuk internasional, mungkin dari Singapura. Kita sedang menunggu maskapainya siap melaksanakan. Secara prinsip bandara siap full operation seluruh rute," kata dia. ***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
ADVERTISEMENT