Diduga Ribut soal Orang Tua, Pria di Nias Tikam Tetangganya hingga Tewas

31 Maret 2022 14:24
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polisi saat berada di lokasi pembunuhan korban Yakin Masozanolo (33) di Kabupaten Nias.
 Foto: Dok. Polres Nias
zoom-in-whitePerbesar
Polisi saat berada di lokasi pembunuhan korban Yakin Masozanolo (33) di Kabupaten Nias. Foto: Dok. Polres Nias
ADVERTISEMENT
Seorang pria bernama Yakin Masozanolo (33) tewas ditusuk di Desa Hiliwarokha, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Rabu (30/3). Pelaku adalah temannya sendiri, berinisial STB (26).
ADVERTISEMENT
Kapolsek Bawolato AKP B. Lase mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Tepatnya di depan rumah pelaku. Saat itu, korban mendatangi pelaku dan menuduh pelaku kerap berkata kasar kepada orang tua korban.
“Korban langsung mengatakan kepada pelaku ‘dari kemarin kau selalu kasar kalau berbicara kepada orang tua saya’ dan kemudian korban langsung mendekati terduga pelaku dan meninju bagian wajahnya,” ujar Lase, Kamis (31/3).
Merasa diserang, pelaku lalu mendorong korban. Saat itu, korban yang membawa pisau berusaha menusuk pelaku dan berhasil mengenai jari tangan sebelah kiri pelaku.
Korban kembali menyerang pelaku dan berhasil ditahan menggunakan siku tangannya. Lalu pelaku mengambil pisau milik korban dan menusuk ke bagian tubuh korban, berulang kali.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“(Korban) mengalami luka tusuk pada dada sebelah kiri, luka tusuk di perut, luka tusuk samping badan sebelah kiri,”ujar Lase
“Setelah korban mengalami beberapa tikaman, korban pergi dan masih bisa mengendarai sepeda motornya, namun dalam perjalanan korban terjatuh ke badan jalan karena tidak sanggup lagi mengendarai sepeda motor,”ujar Lase
Korban lalu dibawa ke RSU Thomsen Gunungsitoli, namun setibanya di sana korban dinyatakan tewas. Mendapat informasi kejadian ini, polisi langsung turun tangan dan menangkap pelaku.
Kini, pelaku ditahan di Markas Polres Nias, polisi juga masih mendalami motif pembunuhan.
“Kita masih dalami dan kembangkan motif terjadinya peristiwa penikaman ini,” tutup Lase.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·