kumparan
18 Agustus 2019 10:25

Diduga Sakit Jiwa, Pria di Kalbar Kibarkan Bendera 'PKI' Saat 17-an

Bendera bertuliskan "PKI" yang diamankan Anggota Reskrimum Polda Kalbar
Bendera bertuliskan "PKI" yang diamankan Anggota Reskrimum Polda Kalbar. Foto: Dok. Istimewa
Saat HUT ke-74 RI, disambut bahagia oleh warga. Setiap warga di rumahnya masing-masing mengibarkan dan memasang bendera atau pernak pernik bernuansa merah putih.
ADVERTISEMENT
Tapi, seorang warga Kalimantan Barat, Sahidin (76), malah melakukan tindakan kontroversial. Sahidin justru mengibarkan bendera kuning dengan bertuliskan 'PKI' bercat merah di rumahnya di Jalan Adi Sucipto, Gang Flamboyan 2, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Bendera bertuliskan 'PKI', Sahidin mengibarkan di depan rumahnya. Sontak, tindakan S ini mengundang reaksi dari warga sekitar.
Tak lama setelah itu, polisi pun datang ke rumahya untuk mengamankan yang bersangkutan beserta 6 lembar bendera kuning bertuliskan 'PKI' berukuran 1 x 1,5 meter di rumahnya.
Selain itu, polisi juga menyita sebelas lembar kain warna kuning bertuliskan PKI menggunakan cat merah, sehelai bendera serupa yang dipasang depan rumah, tiga keping seng biru bertuliskan PKI, sebatang patok belian tulisan PKI, kaleng cat warna merah, dua potongan asbes yang sudah dicetak tulisan PKI, serta sebilah pisau ukuran 12 inci.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Antara, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Donny Charles Go mengatakan, Sahidin diduga kuat mengalami gangguan jiwa.
Dari hasil pemeriksaan terhadap dua saksi yang merupakan anak kandung Sahidin, menyatakan orang tuanya sejak lima tahun terakhir menderita gangguan jiwa, namun kadang-kadang sadar atau sehat. Namun kalau sudah penyakitnya kambuh lagi yang bersangkutan berulah kembali.
"Dari hasil keterangan dua saksi yang merupakan anak, ayahnya tersebut mengalami gangguan kejiwaan," kata Donny, di Pontianak Minggu (18/8).
Namun, pihak kepolisian belum bisa menjelaskan singkatan 'PKI' yang ditulis di bendera kuning tersebut. Menurut Donny, tulisan 'PKI' dalam bendera kuning tersebut bisa saja diartikan lain Sahidin yang memang sedang mengalami gangguan jiwa.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan