Dinkes DKI Tingkatkan WGS, Antisipasi Varian Baru Corona dan Gelombang 3

4 November 2021 13:25
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Dinkes DKI Tingkatkan WGS, Antisipasi Varian Baru Corona dan Gelombang 3 (423056)
zoom-in-whitePerbesar
Petugas yang mengenakan kostum berbentuk virus corona membawa poster saat sosialisasi penggunaan masker di kawasan Sarinah, Jakarta. Foto: Wahyu Putro A/Antara Foto
Meski tren pandemi corona di DKI Jakarta mulai membaik, Dinkes DKI terus mengantisipasi lonjakan kasus penularan varian baru. Upaya ini dengan meningkatkan pelacakan varian baru melalui pengurutan keseluruhan genom sampel atau whole genome sequencing (WGS).
ADVERTISEMENT
“Kita juga terus melakukan pengiriman sampel untuk genome sequencing ya, whole genome squencing untuk melihat kemungkinan varian baru yang masuk,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI, Dwi Oktavia, kepada wartawan Kamis, (4/11).
Dinkes DKI Tingkatkan WGS, Antisipasi Varian Baru Corona dan Gelombang 3 (423057)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
Selain melakukan pelacakan varian baru, Dinkes juga terus memantau pertumbuhan kasus setiap harinya untuk mengantisipasi gelombang ketiga corona.
“Cara kita menjaganya tentu analisa, apakah terjadi peningkatan penurunan kasus itu terus ditentukan, kita tampilkan data secara terbuka, jadi semua pihak bisa ikut melihat apakah situasi ada kecenderungan untuk meningkat kasusnya atau tidak, sehingga bisa sama-sama saling mengingatkan,” jelasnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Dinkes DKI Tingkatkan WGS, Antisipasi Varian Baru Corona dan Gelombang 3 (423058)
zoom-in-whitePerbesar
Penumpang turun dari KRL Commuter Line di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (1/7/2021). Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto
Dwi juga kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, membatasi mobilitas, menghindari kerumunan, dan melakukan vaksinasi untuk meminimalisir penularan.
ADVERTISEMENT
“Orang-orang harus tetap diingetin harus tetap pakai masker, karena kalau pakai masker kan menghalangi virusnya masuk, ibarat kita makan, sendok kan enggak bisa masuk di mulut,” pungkasnya.
Dinkes DKI Tingkatkan WGS, Antisipasi Varian Baru Corona dan Gelombang 3 (423059)
zoom-in-whitePerbesar
Warga melintas di depan tentang mural COVID-19 di Jakarta, Selasa (2/11/2021). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
Saat ini DKI Jakarta berstatus PPKM Level 1 seiring dengan menurunnya kasus corona dan kematian. Pembatasan aktivitas warga pun diperlonggar. Kantor sudah bisa menerapkan WFO dengan kapasitas 75 persen, sementara kapasitas mal kembali 100 persen dan dapat beroperasi hingga pukul 22.00 WIB.
Per 3 November, kasus positif corona di Jakarta bertambah 132, sehingga totalnya menjadi 861.832 kasus. Sedangkan sebanyak satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat COVID-19, total pasien meninggal sebanyak 13.563 jiwa.
Pasien yang sembuh bertambah 152 orang, dengan total 847.353 orang dinyatakan sembuh sejak awal pandemi. Artinya, masih ada 916 kasus aktif di Jakarta.
Dinkes DKI Tingkatkan WGS, Antisipasi Varian Baru Corona dan Gelombang 3 (423060)
zoom-in-whitePerbesar
Infografik Aturan PPKM Level 1 di DKI Jakarta. Foto: kumparan
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020