News
·
11 Februari 2020 16:17

Diperiksa KPK, Bupati Tulungagung Dicecar 27 Pertanyaan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Diperiksa KPK, Bupati Tulungagung Dicecar 27 Pertanyaan (234)
Plt. Bupati Kabupaten Tulungagung, Maryoto Birowo, usai diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/2). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Penyidik KPK memeriksa Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo. Maryoto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Supriyono selaku Ketua DPRD Tulungagung dalam perkara suap APBD.
ADVERTISEMENT
"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SPR," ujar Plt juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (11/2).
Maryoto menyelesaikan pemeriksaan pada sekitar pukul 15.00 WIB. Ia tidak berbicara banyak terkait materi pemeriksaan.
"Mekanisme saja, (terkait) tugas pokok wakil bupati, plt," ujar Maryoto.
Diperiksa KPK, Bupati Tulungagung Dicecar 27 Pertanyaan (235)
Plt. Bupati Kabupaten Tulungagung, Maryoto Birowo, usai diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/2). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Ia mengaku ditanya sekitar 27 pertanyaan oleh penyidik. Terkait pemeriksaan lebih lanjut, Maryoto hanya menjawab untuk meluruskan informasi.
"Iya, seperti itu (meluruskan informasi). Satu proses mekanisme saja," ucapnya.
Dalam perkara ini, Supriyono selaku Ketua DPRD Tulungagung diduga menerima Rp 4,88 miliar terkait proses pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD atau APBD-Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.
Uang tersebut diduga berasal dari Syahri Mulyo selaku Bupati Tulungagung sebagai syarat pengesahan APBD dan APBD-P. Saat itu, Maryoto menjabat sebagai Wakil Bupati.
ADVERTISEMENT
Syahri Mulyo sudah terlebih dulu menjadi tersangka KPK. Ia diduga menerima suap dari pengusaha sekaligus kontraktor bernama Susilo Prabowo. Susilo diduga menyuap Syahri sebesar Rp 1 miliar. Suap itu diduga terkait fee proyek-proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan di Dinas PUPR Tulungagung.
Uang suap itu diduga merupakan suap ketiga yang diterima Syahri terkait proyek infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung. Sebelumnya, KPK menduga Syahri telah menerima uang sebesar Rp 1,5 miliar. Suap Susilo kepada Syahri diduga melalui pihak swasta bernama Agung Prayitno.
Diperiksa KPK, Bupati Tulungagung Dicecar 27 Pertanyaan (236)
Syahri Mulyo. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Pengadilan Tipikor Surabaya sudah menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap Syahri Mulyo. Hak politiknya pun dicabut selama 5 tahun.
Syahri Mulyo jadi tersangka 19 hari jelang pencoblosan Pilkada Tulungagung pada 27 Juni 2018. Namun Syahri Mulyo yang berpasangan dengan Maryoto Birowo menang.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, ia langsung dinonaktifkan setelah dilantik. Maryoto pun kemudian ditunjuk menjadi Plt hingga akhirnya resmi menjadi bupati definitif. Sebab kasus Syahri Mulyo telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).