kumparan
22 Maret 2019 22:50

Diprotes Timses Prabowo Jadi Host Debat, Metro TV Tunggu Keputusan KPI

Persiapan Debat Kedua, Capres, Hotel Sultan
Petugas menyiapkan tempat konferensi pers Debat Capres 2019 Putaran Kedua di Hotel Sultan, Jakarta. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Metro TV sudah mengetahui protes yang dilayangkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo-Sandi yang keberatan stasiun televisi itu menjadi tuan rumah debat keempat Pilpres. Metro TV menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
ADVERTISEMENT
"Masih akan dibicarakan dan diputuskan hari Senin, ya kami sifatnya menunggu, tanggapan kami itu," kata Manager News Room Metro TV, Yunanto Hariandja di Kantor KPU Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).
Yunanto menegaskan pihaknya akan menerima apapun keputusan dari KPI. Ia tidak ingin berkomentar banyak mengenai kasus ini.
"Semenjak kami ditetapkan menjadi host TV penyelenggara debat keempat dan enggak masalah buat kami. Kami tetap jalan, apapun putusannya kami tunggu aja pas hari Senin," ucap Yunanto.
"Kami tidak mau memberi tanggapan apapun soal keberatan itu, itu hak mereka menyampaikan keberatan itu. Tugas kami sebagai host TV penyelenggara di debat keempat ini, kami menunggu," tegas Yunanto.
Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari
Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari di Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Adhim Mugni Mubaroq/kumparan
Sementara Komisioner KPU Hasyim Asy'ari mengatakan KPU sudah berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) soal keberatan dari BPN Prabowo-Sandi terhadap Metro TV. KPU akan memutuskan laporan ini setelah mendapatkan penjelasan dari KPI.
ADVERTISEMENT
"Itu sudah kita bahas dan kemudian karena dasar laporannya adalah atas penilaian dari KPI, maka sehubungan dengan sebagai TV penyelenggara debat, kami juga sampaikan kepada KPI ini maksudnya bagaimana penilaian KPI, apakah masih layak atau tidak kalau misalkan sebagai TV penyelenggara debat. Nanti berdasarkan penilaian KPI akan kita jadikan dasar," ucap Hasyim.
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merasa keberatan dengan penunjukan Metro TV sebagai tuan rumah penyelenggara debat keempat Pilpres 2019 pada 30 Maret nanti.
Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Analisis Debat Ketiga Pilpres 2019
Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak usai menganalisis debat ketiga Pilpres 2019 di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (18/3). Foto: Ajo Darisman/kumparan
Koordinator juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan surat telah diberikan ke KPU sejak 4 Maret lalu. Namun, kata dia, hingga saat ini belum mendapatkan respons dari KPU.
Menurut Dahnil dalam akun twitternya, surat keberatan yang dilayangkan BPN didasari dengan surat KPI yang menganggap Metro TV memiliki potensi pelanggaran keadilan dalam menayangkan kedua pasangan calon.
ADVERTISEMENT
"Kami sudah melayangkan surat keberatan secara resmi terkait dengan Metro TV sebagai salah satu media resmi penyelenggara debat keempat. Keberatan kami didasari surat KPI yang menyatakan ada potensi pelanggaran keadilan dan proporsionalitas pemberitaan terkait dengan capres 01 dan 02," tulis Dahnil pada twitternya, Kamis (21/3).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan