News
·
13 November 2020 14:20

Disdik Jabar Selidiki Sekolah yang Tahan Ijazah Siswa

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Disdik Jabar Selidiki Sekolah yang Tahan Ijazah Siswa (487752)
Ilustrasi sekolah. Foto: Shutter Stock
Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar memberi tanggapan mengenai sejumlah orang tua murid yang mengadu ke Ombudsman Jabar terkait dengan dugaan dilakukannya penahanan ijazah.
ADVERTISEMENT
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemprov Jabar Wahyu Mijaya menegaskan, pihak sekolah tak diperkenankan menahan ijazah murid.
Seumpama ada informasi sekolah yang melakukan hal tersebut, sebaiknya dilaporkan dengan melampirkan data terutama lokasi agar bisa segera diselesaikan. Meski demikian, Wahyu meyakini di sekolah berstatus negeri tingkat menengah atas di Jabar tak ada yang menahan ijazah.
"Jadi begini, sebetulnya kemarin juga kita minta kalau memang penahanan ijazah itu lokasinya di mana saja, jadi kita bisa menyelesaikan satu-satu, kalau itu ada. Kalau yang di sekolah negeri, insyaallah tidak akan ada penahanan ijazah," kata Wahyu ketika dikonfirmasi, Jumat (12/11).
Begitu pula apabila ditemukan adanya penahanan ijazah di sekolah swasta, sebaiknya diberitahukan ke cabang dinas yang ada di tingkat kabupaten dan kota.
ADVERTISEMENT
Adapun kepada Ombudsman Jabar, orang tua murid mengadukan sekitar 40 kepala sekolah. Orang tua murid meminta agar kepala sekolah yang terbukti menahan ijazah dipecat.
"Nah, kalau yang di sekolah swasta, kita harus lihat dulu karena kan itu didirikan oleh masyarakat maka kita harus komunikasikan," ucap Wahyu.
Disinggung mengenai sanksi apabila ada sekolah yang terbukti melakukan penahanan, Wahyu memastikan tak akan melakukan secara gegabah.
Sebab, bagaimanapun mesti dilakukan penyelidikan terlebih dahulu.
"Tapi kalaupun misalnya sampai ada, andai misalnya sampai ada, nah saya harus pastikan dulu posisi kasusnya bagaimana," ucap Wahyu.
"Kita harus selidiki dululah, jangan tiba-tiba (dipecat) semua juga berproseslah," kata dia.