kumparan
search-gray
News2 Agustus 2020 15:53

Dishub DKI Jamin Ketersediaan Transportasi Umum Saat Pemberlakuan Ganjil-Genap

Konten Redaksi kumparan
Dishub DKI Jamin Ketersediaan Transportasi Umum Saat Pemberlakuan Ganjil-Genap (1225574)
Ilustrasi menggunakan transportasi umum di tengah wabah corona. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Meningkatnya volume lalu lintas selama pandemi COVID-19 membuat Pemprov DKI Jakarta akan kembali menerapkan aturan ganjil-genap. Penerapan aturan ini diprediksi akan kembali membuat angkutan umum kembali dipadati penumpang.
ADVERTISEMENT
Kondisi itu tentu mengkhawatirkan mengingat penyebaran virus corona masih tinggi di Jakarta. Sebab sejauh ini, opsi terbaik adalah memakai kendaraan pribadi.
Terkait hal itu, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan antisipasi dengan menyiapkan protokol kesehatan di dalam transportasi umum. Menurutnya, ada tiga kendaraan umum yang dinilai aman bagi masyarakat.
"Dengan kebijakan ini kami sudah lakukan antisipasi terhadap potensi terjadinya shifting ke angkutan umum, di mana MRT, TransJakarta dan juga LRT kami siapkan," kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/8).
Dishub DKI Jamin Ketersediaan Transportasi Umum Saat Pemberlakuan Ganjil-Genap (1225575)
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo dan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo memberikan keterangan pers. Foto: Pemprov DKI Jakarta
Menurutnya, tiga angkutan umum itu dinilai telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
"Seperti tadi saya sampaikan dari hasil survei kami, pelaksanaan protokol kesehatan terbaik ada di layanan angkutan umum (MRT, LRT, TransJakarta) dan harapannya ini menjamin keselamatan warga," ucap Syafrin.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, penerapan ganjil-genap bukan semata untuk mengurangi volume lalu lintas. Melainkan untuk mengurangi aktivitas masyarakat di luar rumah termasuk di perkantoran.
Dishub DKI Jamin Ketersediaan Transportasi Umum Saat Pemberlakuan Ganjil-Genap (1225576)
Ilustrasi menggunakan transportasi umum di tengah wabah corona. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Harapan utama dari berlakunya aturan ini adalah perkantoran mengurangi jumlah karyawan yang bekerja dari kantor. Sehingga tidak terjadi kepadatan di perkantoran yang dapat menjadi tempat penularan virus corona.
"Pergerakan warga yang nantinya bekerja dan kebetulan kendaraannya tidak memadai, maka akan kami berharap seluruh perkantoran, seluruh instansi menyesuaikan karyawan masing-masing," jelas Syafrin.
"Contoh, bagi warga yang memiliki kendaraan nomor polisi belakangnya angka ganjil maka otomatis yang bersangkutan secara alami meminta ke kantor jadwal kerja dari rumah pada genap, karena tanggal ganjil ke kantor, ini upaya kita bersama," tambahnya.

Penindakan Sistem Ganjil-Genap di DKI Jakarta Berlaku Mulai Kamis (6/8)

Ganjil-genap mulai berlaku kembali pada Senin (3/8) pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Selama tiga hari pertama, aparat akan melakukan sosialisasi.
ADVERTISEMENT
Sementara penindakan terhadap para pelanggar baru akan dilakukan mulai Kamis (6/8).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white