Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Doni Monardo: PSBB Jakarta Diumumkan Secara Resmi Besok Pukul 13.00 WIB
12 September 2020 18:45 WIB

ADVERTISEMENT
Pemberlakuan kembali PSBB di DKI Jakarta masih terus dibahas antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat. Rencananya, hasil rapat terkait kebijakan ini akan diumumkan secara resmi pada Minggu (13/9) siang pukul 13.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Hal ini disampaikan Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo saat konferensi pers terkait kondisi terkini RS Darurat COVID-19 di Wisma Atlet, Sabtu (12/9).
"Untuk PSBB yang sudah diumumkan Gubernur DKI secara resmi besok akan disampaikan kepada media sekitar pukul 13.00 WIB," jelas Doni.
"Hasil pertemuan tadi masih akan dibahas lebih lanjut oleh Pemda DKI, pemerintah pusat diwakili tim pakar Satgas dan perwakilan kementerian/lembaga malam ini sampai besok pagi," imbuh Kepala BNPB itu.
Meski demikian, Doni memastikan rapat terkait kebijakan PSBB Jakarta akan menghasilkan kepentingan bersama antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI demi keselamatan masyarakat.
"Sehingga pengumuman ke masyarakat besok ada sebuah kepastian harmonisasi kepentingan pusat dan daerah, dan paling pokok kesehatan masyarakat, kesehatan jadi program prioritas dan upaya-upaya pencegahan harus jadi upaya bersama," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, kebijakan ini sebagai bentuk rem darurat di tengah naiknya kasus infeksi virus corona di ibu kota.
Jika PSBB kembali diterapkan, maka semua perkantoran kecuali 11 sektor diminta kembali menerapkan sistem work from home (WFH) mulai Senin (14/9). Kemudian, seluruh tempat hiburan dan wisata juga ditutup, tempat makan atau restauran wajib menerapkan sistem take away.
Kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dilarang, serta ojek online (ojol) kembali dilarang mengangkut penumpang.
Sementara terkait akses keluar-masuk Jakarta dan transportasi antarwilayah, menjadi salah satu hal yang belum ditentukan. Ini juga menjadi bahan yang masih dibahas antara Pemprov DKI, pemerintah pusat, dan wilayah penyangga Jakarta.
----------------------------------
ADVERTISEMENT
Saksikan video menarik di bawah ini: