News
·
4 Januari 2021 17:28

dr Reisa: Vaksin Polio Sukses, Vaksin Sinovac Juga Pakai Inactivated Virus

Konten ini diproduksi oleh kumparan
dr Reisa: Vaksin Polio Sukses, Vaksin Sinovac Juga Pakai Inactivated Virus (96460)
searchPerbesar
Pekerja mengecek kontainer berisi vaksin corona Sinovac setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (31/12). Foto: Muchlis Jr/Istana Presiden/via Reuters
Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro, mengajak masyarakat untuk tidak takut dengan vaksin corona Sinovac yang saat ini sudah tiba di Indonesia. Sebagaimana diketahui, vaksin corona Sinovac berbasis inactivated virus.
ADVERTISEMENT
Reisa menjelaskan, inactivated virus sudah dikenal selama ratusan tahun dan terbukti manjur dalam menghadapi penyakit menular. Sehingga ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu vaksinasi.
"Vaksin Coronavac Sinovac yang telah disiapkan untuk kita adalah vaksin yang dibuat berbasis inactivated virus, virus tidak aktif. Metode ini sudah dikenal ratusan tahun yakni sejak zaman vaksin rabies dan terbukti manjur, melindungi diri bahkan mengeradikasi penyakit menular," kata Reisa dalam keterangannya, Senin (4/1).
"Vaksin polio juga terbuat dengan metode ini dan telah terbukti menyelamatkan jutaan dari lumpuh dan kehilangan masa depan," lanjutnya.
dr Reisa: Vaksin Polio Sukses, Vaksin Sinovac Juga Pakai Inactivated Virus (96461)
searchPerbesar
dr Reisa Broto Asmoro. Foto: Dok. Satgas Gugus Tugas COVID-19
Bahkan, lanjut Reisa, dengan metode inactivated virus tersebut, Afrika akhirnya dinyatakan bebas dari Polio pada Agustus 2020 lalu. Indonesia menjadi negara yang berjasa karena vaksin tersebut dibuat oleh Bio Farma.
ADVERTISEMENT
"Di Indonesia sendiri, WHO sudah menetapkan Indonesia bebas polio sejak 2014. Maka melihat dari sejarah Indonesia sudah lama siap dengan platform inactivated ini, sebaiknya kita tak perlu ragu lagi," ujarnya.
Reisa juga mengingatkan vaksin dilakukan dengan tujuan agar seluruh masyarakat Indonesia dapat bebas dari pandemi corona. Ia menyebut vaksin dapat memperkecil risiko masyarakat terpapar virus corona di masa depan.
"Vaksin akan memperkecil risiko kita terinfeksi, terpapar virus SARS-CoV. Dengan jadi imun, kita melindungi diri, keluarga dan pasien," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020