kumparan
30 April 2018 20:02

Dubes Korsel: Unifikasi dengan Korea Utara Perlu Waktu Panjang

Dubes Korsel bersalaman dengan Dubes Korut
Dubes Korsel bersalaman dengan Dubes Korut (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)
Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-beom, merespons dimulainya proses perdamaian negaranya dan Korea Utara. Dia memastikan, perdamaian yang berujung unifikasi tidak akan semudah membalik telapak tangan.
ADVERTISEMENT
“Proses unifikasi perlu waktu yang panjang, kita tidak bisa berharap satu malam saja," ucap Kim di kantor Kedutaan Besar Korsel di Jakarta, Senin (30/4).
"Ada beberapa poin yang harus dicapai untuk mencapai unifikasi tersebut,” ujar Kim.
Poin Unifikasi yang dimaksud Kim adalah kedua negara bisa bekerja sama tanpa bermusuhan yang bisa melahirkan kesejahteraan masyarakat kedua negara. Selain itu, pelucutan seluruh senjata nuklir yang dimiliki Korut juga masuk ke dalam tujuan unifikasi.
“Baris terakhir yang dipaparkan dalam pertemuan Intra-Korea disebutkan untuk melakukan proses denuklirisasi kedua negara, dan begitulah kita menuju unifikasi. Mereka telah berkomitmen untuk menghentikan gencatan senjata dan berdamai,” papar Kim.
“Pimpinan tertinggi Korea Utara (Kim Jong-un) berkomitmen melakukan denuklirisasi,” tambah Kim.
ADVERTISEMENT
Jika beberapa hal tersebut telah dicapai, Kim memastikan kedua negara barulah bisa mendekati proses unifikasi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan