Dudung Soal Megawati Minta TNI-Polri Netral: Tendensius, Harusnya BIN Juga Dong

4 Februari 2024 23:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dalam acara Ndaru Bershalawat 'Seribu Ulama-Sejuta Santri' di Serang, Banten, Sabtu (27/1/2024). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dalam acara Ndaru Bershalawat 'Seribu Ulama-Sejuta Santri' di Serang, Banten, Sabtu (27/1/2024). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, angkat bicara mengenal pernyataan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang mengingatkan Polri dan TNI agar netral dalam Pemilu.
ADVERTISEMENT
Dudung mengatakan, sampai saat ini TNI dan Polri berkomitmen menjaga netralitas. Ia menilai pernyataan yang dilontarkan Megawati tendensius.
"Ya, kalau setahu saya sampai saat ini pun TNI maupun Polri masih berkomitmen menjaga tentang netralitas, ya. Saya punya keyakinan mereka punya sapta marga, sumpah prajurit, dan wajib TNI, dan Tribrata," kata Dudung usai debat capres di JCC, Jakarta Pusat, Minggu (4/2) malam.
"Jadi, pernyataan Bu Mega kalau menurut saya itu kan tendensius menurut saya, tuduhan yang tidak berdasar, ya. Tuduhan yang tidak berdasar. Menurut saya TNI-Polri tidak usah takut dengan ocehan-ocehan seperti itu, yakini aja bahwa kita netral, gitu," ujarnya.
Dudung mengatakan, seharusnya Megawati menyebutkan semua aparat penegak hukum di Indonesia untuk menjaga netralitas, termasuk juga BIN.
ADVERTISEMENT
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pidato di Konser Salam Metal GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2). Foto: Dok. PDIP
"Kemarin enggak dibilang juga kok BIN nya kok netral, harusnya bilang juga dong BIN juga netral," terangnya.
Saat ditanyai apakah BIN tidak netral, Dudung menjelaskan kenyataan tersebut soal pakta integritas Kabinda Papua.
"Pernyataan tentang kabinda itu salah satu, itu darimana itu? Dari BIN kan? Harusnya Bu Mega juga ngomong begitu dong, kan begitu kan. Kalau TNI-Polri belum ada buktinya, belum ada faktanya, ya. Saya yakin TNI-POLRI gaush takut," tandas dia.
Sebelumnya, Megawati mengingatkan Polri dan TNI agar netral dalam Pemilu saat berpidato di acara Konser Salam Metal Ganjar-Mahfud di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (3/2).
Megawati menyinggung soal kasus Aiman Witjaksono yang kini bergulir di Kepolisian Daerah atau Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
"Tahu enggak Pak Aiman? Enak aja anak orang dipanggil-panggil,” kata Megawati.