News
·
16 September 2020 21:32

Duka Ma'ruf atas Wafatnya Sekda DKI Saefullah: Jakarta Kehilangan Putra Terbaik

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Duka Ma'ruf atas Wafatnya Sekda DKI Saefullah: Jakarta Kehilangan Putra Terbaik (167902)
Sekda DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota Foto: Moh Fajri/kumparan
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin ikut berduka atas meninggalnya Sekda DKI Jakarta, Saefullah. Saefullah meninggal setelah dirawat di rumah sakit akibat terpapar virus corona.
ADVERTISEMENT
Ma'ruf Amin mengatakan, Saefullah merupakan sosok yang saleh dan pekerja keras, serta mengerti betul seluk beluk DKI Jakarta selama menjabat sebagai Sekda.
"Bapak Saefullah adalah sosok pribadi yang saleh, aktivis sosial serta panutan untuk semua orang yang mengenalnya. Untuk itu, saya mengajak seluruh warga DKI Jakarta untuk mengiringi kepergian beliau dengan doa yang tulus," kata Ma'ruf dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/9).
Duka Ma'ruf atas Wafatnya Sekda DKI Saefullah: Jakarta Kehilangan Putra Terbaik (167903)
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. Foto: KIP
Ma'ruf mengatakan tidak hanya pejabat DKI saja yang kehilangan Saefullah. Tapi seluruh masyarakat Jakarta juga kehilangan sosok Sekda di era 4 gubernur itu.
"Warga Jakarta telah kehilangan salah-satu putra terbaiknya. Namun, semangat kerja keras dan perjuangan beliau dalam membangun Jakarta patut kita teruskan," ucap Ma'ruf.
Sebab, selama menjabat sebagai Sekda, Ma'ruf Amin menilai Saefullah memiliki kontribusi besar dan sudah banyak membantu dalam percepatan penanganan COVID-19 di Jakarta.
ADVERTISEMENT
"Khususnya di masa pandemi COVID-19 ini, semangat dan perjuangan beliau mengawal wilayah DKI Jakarta untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19 dan penanganan dampak pandeminya, harus kita lanjutkan," tegas Ma'ruf.
Lebih lanjut, mantan Ketua Umum MUI itu juga mendoakan amal ibadah Saefullah bisa diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya.
"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," tutup Ma'ruf.