kumparan
16 April 2019 17:56

Duka Pemimpin Dunia untuk Notre Dame

Bangunan bersejarah yang dijuluki Our Lady of Paris Foto: Shutter Stock
Kebakaran hebat yang melanda Katedral Notre Dame di Paris, Prancis, pada Selasa (15/4) mendapat sorotan dunia. Puncak menara dengan tinggi 93 meter yang menjadi ikon Paris itu telah runtuh. Beberapa bagian atap gedung juga ikut dilalap api.
Suasana katedral Notre Dame yang terjadi kebakaran, Paris, Prancis. Foto: Reuters
Berikut ucapan duka sejumlah pemimpin dunia atas insiden yang terjadi di katedral Notre Dame dikutip dari AFP:
ADVERTISEMENT
Vatikan
Ungkapan duka cita datang dari pemimpin umat Katolik di dunia, Paus Fransiskus. Juru bicara Paus mengungkapkan pernyataan Paus di akun Twitternya.
"Paus Fransiskus berdoa untuk umat Katolik Prancis dan untuk orang-orang Paris dalam menghadapi api yang mengerikan," tulisnya.
Eropa
Ketua Komisi Uni Eropa Jean Claude Juncker menyampaikan ucapan duka. Menurutnya, Notre Dame adalah milik seluruh umat manusia. "Ia telah mengilhami para penulis, pelukis, filsuf dan pengunjung yang datang dari seluruh penjuru dunia," kata Juncker dilansir AFP.
Kebakaran, Katedral Notre Dame Foto: Reuters
"Anda akan membangun kembali katedral ini," sebut Presiden Uni Eropa Donald Tusk sembari meminta semua 28 negara anggota Uni Eropa untuk membantu.
Ratu Elizabeth II juga sudah membuat pernyataan dalam sebuah pesan ke Presiden Prancis Emmanuel Macron. "Pangeran Philip dan saya sangat sedih melihat gambar-gambar api yang telah melanda Katedral Notre Dame," kata Elizabeth.
Ratu Elizabeth II Foto: Dok. Toby Melville/Getty Images
"Pikiran dan doa saya bersama orang-orang yang beribadah di Katedral dan semua orang Prancis pada saat ini."
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte menyebut kebakaran ini merupakan sebuah pukulan bagi Prancis dan bagi semua orang Eropa. Hal senada dilontarkan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez.
Suasana katedral Notre Dame yang terjadi kebakaran, Paris, Prancis. Foto: AFP
"berita sedih bagi sejarah kita dan warisan budaya universal kita," tuturnya.
Juru bicara Kanselir Jerman Angela Merkel memohon slogan Latin Paris -Fluctat nec mergitur, yang berarti "mungkin terhempas tetapi tidak pernah tenggelam" tetap digelorakan setelah bencana terjadi. "Notre-Dame adalah simbol Prancis dan budaya Eropa kita," cuitnya di Twitter.
Theresa May. Foto: REUTERS/Peter Nicholls
Begitu pula dengan pernyataan Perdana Menteri Inggris Theresa May yang merasa terpukul dan berjanji akan bersama rakyat Paris setelah kobaran api yang mengerikan itu terjadi.
Vladimir Putin. Foto: Reuters/Pavel Golovkin
Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan bahwa Notre Dame adalah simbol bersejarah Prancis, harta tak ternilai dari budaya Eropa dan dunia, juga salah satu situs Kristen yang paling penting. "Ini meninggalkan kesedihan di hati Rusia," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengakui kengerian kebakaran Notre Dame. "Contoh unik warisan dunia yang telah berdiri tegak sejak abad ke-14," sebutnya.
Sekjen PBB Antonio Guterres Foto: REUTERS/Murad Sezer
"Hati kami hancur," kata kepala UNESCO, Audrey Azoulay. "Notre Dame adalah katedral bersejarah yang mewakili warisan arsitektur, budaya dan agama, warisan sastra unik yang berbicara kepada seluruh dunia."
Kebakaran, Katedral Notre Dame Foto: Reuters
Amerika Serikat (AS)
Presiden AS Donald Trump dengan cepat membuat pernyataan ketika bencana sedang berlangsung: "Begitu mengerikannya menyaksikan kebakaran besar di Katedral Notre-Dame di Paris. Mungkin tanker air terbang dapat digunakan untuk memadamkannya. Harus bertindak cepat!"
Pendahulunya, Barack Obama, juga mengatakan: "Pikiran kami bersama warga Prancis. Sudah menjadi tabiat kami untuk berduka ketika kita melihat sejarah yang hilang - tetapi juga sifat kami untuk membangun kembali untuk besok, sekuat yang kami bisa. "
ADVERTISEMENT
Hingga kini, belum diketahui penyebab katedral itu terbakar.
Katedral yang punya gaya arsitektur Gothic Foto: Shutter Stock
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan