Efek Bencana Sumatera, Bahlil Akan Tindak Tegas Tambang yang Tak Punya IUP
4 Desember 2025 18:59 WIB
·
waktu baca 2 menit
Efek Bencana Sumatera, Bahlil Akan Tindak Tegas Tambang yang Tak Punya IUP
Bahlil memastikan, bila memang ada perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) yang melanggar, akan ditindak tegas oleh pemerintah.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat (Sumbar) bukan diakibatkan oleh tambang. Sementara untuk di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), ia masih mengecek apakah ada kontribusi tambang di bencana.
ADVERTISEMENT
"Kalau di Sumatera Barat, itu tidak ada. Di Aceh pun kita lagi melakukan pengecekan. Kalau di Sumut, tim evaluasi kita lagi melakukan evaluasi. Jadi nanti setelah tim evaluasi, baru saya akan cek dampak dari tambang ini ada atau tidak," ujar Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Pusat, Kamis (4/12).
Meski begitu, Bahlil memastikan, bila memang ada perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) yang melanggar, akan ditindak tegas oleh pemerintah.
"Tetapi saya pastikan, kalau ada tambang atau IUP yang bekerja tidak sesuai dengan kaidah aturan yang berlaku, kita akan memberikan sanksi tegas," ucapnya.
Sementara itu, terkait apakah tambang emas di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut juga memperparah bencana banjir dan longsor, Bahlil menyebut sudah sempat mengecek lokasinya.
ADVERTISEMENT
Bahlil mengeklaim, tambang emas tersebut berhenti beroperasi sementara untuk fokus membantu korban bencana.
"Nah, (Tambang) itu di Tapsel. Saya kemarin juga mengecek lokasi itu, ini tambang emas. Kalinya, sungainya itu kan ada tiga. Ada tiga kali gede, sama kali yang kena banjir ini kali yang sedangnya, yang tengah. Kali yang di Martabe ini yang paling kecil. Tim tambang tetap melakukan evaluasi sampai sekarang. Kemarin saya juga cek, tapi tim kami lagi mengecek sampai selesai baru kami memutuskan," tandas dia.
