News
·
14 Januari 2021 6:56

Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121154)
Presiden Joko Widodo saat disuntik vaksin corona Sinovac di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Program vaksinasi corona di Indonesia resmi dimulai Rabu (13/1) setelah Presiden Jokowi disuntik vaksin Sinovac. Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin corona.
ADVERTISEMENT
Selain Jokowi, ada sejumlah menteri, tokoh agama, pejabat, hingga publik figur yang turut disuntik vaksin Sinovac. Siapa saja? Bagaimana kondisi mereka setelah mengikuti vaksinasi?
Berikut kumparan merangkum sejumlah fakta pelaksanaan vaksinasi corona perdana di Indonesia yang disiarkan secara langsung dari Istana itu:

Menkes Budi Gunadi, Raffi Ahmad, hingga Pedagang Ikut Disuntik Vaksin

Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121155)
Menteri Kesehata Budi Gunadi Sadikin disuntik vaksin corona Sinovac saat vaksiasi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Youtube/@Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi mengaku tak merasakan apa-apa usai divaksin. "Enggak terasa sama sekali," ujar Jokowi sambil tertawa.
Sebelum disuntik, ia terlebih dahulu dicek tekanan darah atau tensinya. Tensi Jokowi saat itu 130/60. Sehingga dinyatakan aman untuk mendapatkan vaksin.
Selain Jokowi, ada sejumlah orang yang ikut vaksinasi perdana ini. Totalnya ada 21 orang. Antara lain, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Jenderal Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BPOM Penny Lukito hingga Ketua IDI Daeng M. Faqih.
Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121156)
Kepala BPOM Penny Lukito menjalani pemeriksaan sebelum disuntik vaksin corona Sinovac saat vaksiasi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Youtube/@Sekretariat Presiden
Ada pula artis Raffi Ahmad dan seorang pedagang bernama Narti. Penyuntikan ke-21 orang ini dibagi menjadi 3 kloter. Berikut susunannya:
ADVERTISEMENT
Sesi 1 :
  1. Presiden Jokowi
  2. dr. Daeng M. Faqih (Ketua IDI)
  3. Dr. H. Amiesyah Tambunan (Sekjen MUI/Muhammadiyah)
  4. Kiai Ishom PP NU
  5. Panglima TNI
  6. Kapolri
  7. Rafi Ahmad (Perwakilan Anak Muda)
Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121157)
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto disuntik vaksin corona Sinovac saat vaksiasi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Youtube/@Sekretariat Presiden
Sesi 2
  1. Budi G. Sadikin (Menkes)
  2. Prof Dr Unifah Risyidi (PGRI)
  3. Ronal Tapilatu (PGI)
  4. Agustinus Heri (KWI)
  5. I Nyoman Suarthanu (PHDI)
  6. Partono Bhikkhu N. M (Permabudhi)
  7. Peter Lesmana (Matakin)
Sesi 3
  1. Penny Kusumastuti Lukito (Kepala BPOM)
  2. Rosan Perkasa (Perwakilan Pengusaha)
  3. Ade Zubaedah (Sekjen Ikatan Bidan Indonesia)
  4. Nur Fauzah (Perawat)
  5. Lusy Noviani (Apoteker)
  6. Agustini Setiyorini (Buruh)
  7. Ibu Narti (Pedagang)

Momen Penyuntik Jokowi Gemetaran

Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121158)
Presiden Jokowi disuntik dosis pertama vaksin corona Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Setpres-Agus Suparto/HO ANTARA
Jokowi disuntik vaksin secara langsung oleh dokter kepresidenan. Ialah Wakil Ketua Tim Dokter Kepresidenan, Prof. dr. Abdul Muthalib, yang menyuntik Jokowi.
ADVERTISEMENT
Meski proses penyuntikan selesai dalam waktu singkat, namun ada momen menarik saat Jokowi disuntik vaksin. Saat itu, Prof Abdul terlihat gemetaran. Kondisi ini pun sempat ditanyakan jubir vaksinasi corona dr Reisa Broto Asmoro.
"Menyuntik orang pertama di Indonesia ada rasa (gemetar) juga. Tapi masalah itu tak jadi halangan buat saya untuk menyuntikkannya," jawab Prof Abdul Muthalib.
Jokowi pun turut menanggapi kondisi saat Prof Abdul Muthalib gemetaran menyuntiknya. Ia pun memaklumi kondisi ini karena yang bersangkutan menjadi penyuntik vaksin (vaksinator) corona pertama di Indonesia, terlebih terhadap Presiden.
Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121159)
Presiden Joko Widodo memegang kartu vaksinasi COVID-19 usai disuntik vaksin di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Apalagi, agenda penyuntikan vaksin juga disiarkan secara langsung dan bisa disaksikan seluruh masyarakat Indonesia. Meski demikian, Jokowi tak mempermasalahkannya, karena yakin Prof Abdul Muthalib berpengalaman di bidangnya.
ADVERTISEMENT
"Ya ada sedikit rasa takut karena saya juga melihat kan, beliau Prof Abdul Muthalib agak gemetar sedikit. Jadi mungkin ini karena juga vaksin pertama kali dan mungkin juga yang disuntik Presiden," kata Jokowi.
"Apalagi ini juga disiarkan secara langsung di TV-TV. Jadi mungkin beliau Prof dr Abdul Muthalib mungkin sedikit agak gemetar dan saya lihat memang. Saya lihat," tambahnya.

Testimoni Para Pejabat dan Tokoh Usai Disuntik Vaksin

Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121160)
Petugas memegang Vaksin CoronaVac dari Sinovac yang akan disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo, Rabu (13/1). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Seperti Jokowi yang merasa tak mengalami apa-apa usai disuntik, para pejabat dan tokoh pun juga merasakan hal demikian.
Hal ini seperti yang dirasakan Ketum IDI dr Daeng M Faqih yang menjadi orang kedua disuntik vaksin Sinovac.
"Tadi saya dapat giliran nomor 2 yang divaksin setelah presiden. Alhamdulillah tadi setelah disuntik dievaluasi 30 menit bahkan mungkin lebih ya itu alhamdulillah tidak ada keluhan apa-apa," kata Daeng.
ADVERTISEMENT
Pemantauan Daeng, para peserta lain juga tak merasakan ada keluhan. Seperti Menkes Budi Gunadi Sadikin hingga Sekjen MUI Amirsyah.
"Saya tidak ada keluhan, alhamdulilah sebelum divaksin saya dicek dulu, bagaimana gula darahnya, kolesterol dan segala macam, saya dalam kondisi sehat walafiat," kata Amirsyah senada dengan Daeng.
Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121161)
Sekjen MUI Amirsyah Tambunan (tengah) di Kantor Wapres, Senin (25/3). Foto: Nadia Riso/kumparan
Amirsyah malah merasa vaksinasi corona ini membuatnya nostalgia ke masa kecil dulu saat menjalani imunisasi.
"Tentu kita sudah berpengalaman di imunisasi sejak kecil, jadi pengalaman imunisasi ini bisa menjadi modal bahwa imunisasi terkait COVID-19 itu biasa-biasa saja," ucapnya.
Sementara itu, Ketua KADIN Rosan P. Roeslani merasa langsung segar dan bersemangat usai disuntik vaksin. “Alhamdulillah yang dirasakan sekarang tetap enak, semangat, nyaman, tidak ada keluhan apa-apa,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Setelah vaksinasi selesai memang dilakukan pemantauan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Hal ini untuk mengantisipasi efek samping yang ditimbulkan. Usai itu para peserta mendapatkan kartu tanda sudah divaksinasi.

Raffi Ahmad Ngevlog Bareng Jokowi Usai Vaksinasi

Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121162)
Raffi Ahmad usai disuntik vaksin corona Sinovac saat vaksiasi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Youtube/@Sekretariat Presiden
Raffi Ahmad antusias menjadi salah satu peserta vaksinasi perdana di Indonesia. Bahkan presenter berusia 33 tahun tersebut sempat wefie hingga membuat vlog bersama Jokowi sekitar satu menit.
Vlog tersebut akan menjadi salah satu cara Raffi Ahmad dalam menyosialisasikan vaksin corona dan mengajak masyarakat tak ragu disuntik vaksin.
"Indonesia salah satu negara yang terbesar dan tersebar masyarakatnya, jumlah populasinya juga banyak, jadi memang ini adalah PR kita, tugas kita bersama-sama, untuk sama-sama memerangi COVID-19 ini. Ya, sekarang salah satunya ada senjata baru, yaitu vaksin, untuk kita bisa perlindungan diri untuk kita semua," tuturnya.
ADVERTISEMENT
"Jadi, Pak Presiden juga mengimbau untuk semuanya bisa vaksin di tempat-tempat yang sudah ditentukan dan tidak usah takut," imbuhnya.

Cerita Pedagang Sayur Ikut Vaksinasi Bareng Jokowi

Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121163)
Presiden Joko Widodo bersama ibu Narti, perwakilan pedagang yang disuntik vaksin corona Sinovac di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Setpres
Dari 21 peserta vaksinasi corona perdana di Istana, ada sosok yang juga menyita perhatian publik. Ialah Narti (44), seorang pedagang sayur di Pasar Inpres Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang turut disuntik vaksin bersama Jokowi.
Perempuan kelahiran Wonogiri, 22 Maret 1976 ini mewakili rekan-rekannya dari kalangan pedagang kecil untuk menerima suntikan pertama vaksin corona.
Selain berterima kasih kepada Jokowi atas kesempatan ini, Narti juga berharap agar pandemi corona segera berakhir.
"Saya ucapkan terima kasih, suatu kebanggaan buat saya untuk mewakili semua pedagang. Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu. Mudah-mudahan semuanya lancar lagi seperti semula," kata Narti.
Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121164)
Vaksin CoronaVac dari Sinovac yang disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo, Rabu (13/1/2021). Foto: Youtube/Setpres RI
Jokowi pun berharap apa yang sudah dilakukan Narti bisa menjadi contoh warga lain, agar tak ragu disuntik vaksin corona. Jokowi juga mengingatkan agar protokol kesehatan harus tetap dijalankan secara ketat.
ADVERTISEMENT
"Juga jangan lupa, meskipun sudah divaksin, kita tetap harus disiplin terhadap protokol kesehatan," pinta Jokowi.
Usai menjalani vaksinasi perdana, Jokowi bersama peserta lain akan disuntik vaksin kedua pada dua pekan lagi. Hal ini sesuai prosedur penyuntikan vaksin corona Sinovac.
"Pada kartu vaksinasi COVID-19 atas nama saya ini tercantum jadwal pemberian suntikan vaksin berikutnya yaitu 14 hari dari sekarang. Kartu yang diberikan kepada semua orang yang divaksinasi ini sekaligus pengingat agar tepat waktu menjalani vaksin kedua," kata Jokowi lewat akun Instagram-nya.
Fakta-fakta Jokowi Disuntik Vaksin dan Vaksinasi Corona Perdana di Indonesia  (121165)
Infografik berapa kali vaksin corona diberikan? Foto: kumparan