News
·
15 September 2021 20:09
·
waktu baca 2 menit

Firli Bahuri Dkk Gerak Cepat, Sudah Mulai Kirimkan SK Pemecatan 56 Pegawai KPK

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Firli Bahuri Dkk Gerak Cepat, Sudah Mulai Kirimkan SK Pemecatan 56 Pegawai KPK (624330)
searchPerbesar
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri usai memberikan keterangan pers terkait korupsi proyek fiktif di PT Waskita Karya (Persero) Tbk di gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/7). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
KPK sudah bergerak cepat memecat para pegawainya yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan. Ada 56 pegawai yang akan diberhentikan dengan hormat pada 30 September 2021.
ADVERTISEMENT
KPK berkukuh memecat para pegawai itu dengan dalih patuh perintah hukum. Padahal, Ombudsman dan Komnas HAM sudah menyatakan TWK bermasalah. Bahkan TWK bertujuan menyingkirkan pegawai tertentu dari KPK.
Namun, Firli Bahuri dkk tidak bergeming. Pemecatan tetap akan dilakukan. Bahkan dipercepat pelaksanaannya.
Awalnya, pemecatan dilakukan pada 1 November 2021. Belakangan, waktunya maju sebulan. KPK beralasan waktu yang lebih cepat tidak menjadi masalah karena masih dalam tenggat yang diatur dalam UU terkait alih status.
Pengumuman soal pemecatan itu dilakukan pada hari ini, Rabu (15/9). Tiga pimpinan KPK yang langsung mengumumkannya: Firli Bahuri, Alexander Marwata, dan Nurul Ghufron.
Mereka berdalih kebijakan itu diambil berdasarkan keputusan bersama dalam rapat 13 September 2021. Rapat bersama Menkumham Yasonna Laoly, Menpan RB Tjahjo Kumolo, Kepala BKN, dan pimpinan KPK itu menindaklanjuti putusan MK dan MA yang menolak gugatan terkait TWK.
ADVERTISEMENT
Gerak cepat pun dilakukan. KPK sudah menyebarkan SK pemberhentian kepada para pegawai KPK yang akan dipecat.
Hal ini dikonfirmasi Giri Suprapdiono, Direktur KPK yang termasuk daftar 56 pegawai. Ia mengaku mendapat SK pada hari ini.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Hari ini kami dapat SK dari pimpinan KPK. Mereka memecat kami! berlaku 30 september 2021," kata Giri dalam akun Twitter pribadinya. Ia mengizinkan kumparan mengutipnya.
Firli Bahuri Dkk Gerak Cepat, Sudah Mulai Kirimkan SK Pemecatan 56 Pegawai KPK (624331)
searchPerbesar
Tanda terima SK Pemecatan Pegawai KPK. Foto: Twitter/@girisuprapdiono
"Layaknya, mereka ingin terburu-buru mendahului Presiden sebagai kepala pemerintahan," sambungnya.
Giri melihat ada upaya yang tergesa-gesa dari pimpinan KPK. Bahkan, ia menduga ada upaya jahat di balik pemilihan tanggal 30 September untuk pemecatan.
Tanggal 30 September identik dengan G30S/PKI yakni gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Memilih 30 September sebagai sebuah kesengajaan. Mengingatkan sebuah gerakan yang jahat & kejam. Diterima?" ujar Giri.
Firli Bahuri Dkk Gerak Cepat, Sudah Mulai Kirimkan SK Pemecatan 56 Pegawai KPK (624332)
searchPerbesar
Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK (non aktif) Giri Suprapdiono saat menghadiri debat soal polemik Tes Wawancara Kebangsaan (TWK) pegawai KPK di gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (4/6). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Kendati demikian, ia menyatakan akan terus melakukan perlawanan hukum. Masih ada waktu sebelum tenggat 30 September.
ADVERTISEMENT
"Gimmick peringatan hari besar, yang selalu dicederai dengan kebusukan yang dibungkus TWK. Semoga, 1 Oktober akan menjadi hari kemenangan kita," kata Giri
"Kegelapan akan menjadi terang. Luka yang telah membuka cahaya," pungkasnya.