News
·
13 Agustus 2020 18:30

Ganjar Dapat Laporan Harimau Jawa yang Punah Terlihat Lagi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ganjar Dapat Laporan Harimau Jawa yang Punah Terlihat Lagi (31577)
Ilustrasi Harimau Jawa. Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat laporan bahwa Harimau Jawa yang sudah punah terlihat di salah satu hutan di wilayahnya. Ganjar berpendapat, perlu segera konservasi bila laporan tersebut benar.
ADVERTISEMENT
Ganjar bahkan sudah berdiskusi dengan peneliti dari Peduli Karnivor Jawa (PKJ) terkait laporan terlihatnya hewan bernama latin Panthera Tigris Sondaica tersebut.
“Mereka (Harimau Jawa) butuh dikonservasi, maka kemarin ketika diskusi dengan teman-teman peduli harimau, muncul itu (laporan), ditemukan di beberapa tempat dan dipotret. Maka kepada para ahli soal harimau ini kita minta masukan,” kata Ganjar saat ditemui di kantornya, Kamis (13/8).
Laporan temuan Harimau Jawa yang sudah punah itu juga diperkuat dengan beredarnya foto-foto. Ganjar mengatakan, bila kebenarannya bisa dibuktikan maka konservasi harus segera dilakukan.
“Kalau iya, diteliti, apa problemnya, ada tidak macannya. Kalau ada, maka daerah itu layak dikonservasi ketat!” ujarnya.
Ganjar mengatakan, bila langkah konservasi tidak segera dilakukan khawatirnya sewaktu-waktu Harimau Jawa tersebut turun gunung malah membuat geger masyarakat, dan bisa jadi malah dibunuh.
ADVERTISEMENT
“Kalau tidak (dikonservasi), turun, kalau turun bikin geger, kalau geger dipateni (dibunuh), wong karo macan wedi (dengan harimau takut),” ucap Ganjar.
Informasi yang dihimpun, laporan temuan terlihatnya Harimau Jawa yang sudah punah itu berasal dari komunitas Peduli Karnivor Jawa (PKJ). Mereka mendapat foto-foto Harimau Jawa di hutan di wilayah Jawa Tengah dari komunitas pencari babi hutan yang enggan diungkap identitasnya.
Foto diambil September dan Desember 2018 silam. Pihaknya juga sudah melakukan klarifikasi ke lokasi. PKJ juga menyampaikan hasil temuannya ini pada forum webinar Global Tiger Day 2020 yang digelar PP Kagama Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana yang juga dihadiri Ganjar pada 9 Agustus lalu.
Harimau Jawa dinyatakan punah sekitar tahun 1970-an oleh The Union for Conservation of Nature (IUCN) dalam situs resminya. Penyebab kepunahan adalah perburuan, kehilangan hutan sebagai habitat, dan kehilangan mangsa. Juga dikuatkan WWF pada 1996 yang menyatakan Harimau Jawa punah.
ADVERTISEMENT
=====
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona