kumparan
News22 Mei 2020 17:40

Ganjar Jamin Tak Ada Pesta Kembang Api di Tegal

Konten Redaksi kumparan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya yang disulap. Foto: Dok. Pemprov Jateng
Kota Tegal tengah menjadi sorotan lantaran beredar pamflet acara seremoni berakhirnya PSBB dengan pesta kembang api dan penyemprotan disinfektan menggunakan helikopter.
ADVERTISEMENT
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan tidak ada kegiatan pesta kembang api maupun penyemprotan di Kota Tegal, pada Jumat (22/5) malam.
"Sudah saya klarifikasi tidak ada, sejak kemarin saya telepon Pak Wali Kota," kata Ganjar di rumah dinasnya.
Lebih lanjut, Ganjar mengatakan, selama ini Wali Kota Tegal dinilai telah bekerja dengan baik dalam menangani COVID-19.
Meski sempat viral ketika menetapkan lockdown, akhirnya Wali Kota mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat dengan menetapkan PSBB.
"Tidak, Pak Wali Kota bekerjasama dengan bagus. Jadi, tidak ada kembang api, apelnya dibatasi orangnya, yang kemarin diumumkan akan ada penyemprotan disinfektan dengan helikopter juga tidak jadi," katanya.
Untuk helikopter, kata Ganjar, nantinya hanya akan keliling di langit Kota Tegal sebagai ungkapan kegembiraan pencabutan PSBB dan tidak adanya perkembangan kasus COVID-19.
Ganjar Pranowo saat bersepeda
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat bersepeda. Foto: Dok. Pemprov Jawa Tengah
Ganjar mewanti-wanti agar Wali kota beserta seluruh masyarakat Kota Tegal berhati-hati, agar ketika terjadi peningkatan kasus lagi semua siap menghadapi.
ADVERTISEMENT
"Meskipun saya sampaikan, Pak Wali Kota agar berhati-hati karena kurva kedua bisa muncul maka kita hati-hati. InsyaAllah tidak akan ada lagi," katanya.
Selain peniadaan pesta kembang api dan penyemprotan disinfektan menggunakan helikopter, salat idul fitri yang direncanakan diselenggarakan di masjid agung Kota Tegal juga akan dibatalkan.
Ganjar mengatakan telah berkomunikasi dengan pejabat daerah setempat. Namun yang jadi catatannya sekarang adalah rencana pelaksanaan salat idul fitri di kabupaten Karanganyar.
"Hanya Karanganyar yang masih berencana menyelenggarakan. Maka masih ada waktu, saya berharap Bupati Karanganyar mengajak yuk salat id di rumah. Lagipula Majelis Ulama Indonesia sudah memberikan guidennya. Sehingga kita akan lebih tenang," tegasnya.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
ADVERTISEMENT
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan