News17 September 2020 18:37

Ganjar soal Konser Musik di Kampanye Pilkada 2020: Buat Apa?

Konten Redaksi kumparan
Ganjar soal Konser Musik di Kampanye Pilkada 2020: Buat Apa? (1581153)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Dok. Istimewa
KPU memperbolehkan paslon kandidat Pilkada 2020 menggelar konser musik saat kampanye di tengah pandemi virus corona. Ketentuan itu diatur dalam Pasal 63 ayat (1) Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020. Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresponsnya dengan penolakan. Menurut Ganjar, konser musik kandidat Pilkada 2020 tak perlu digelar.
ADVERTISEMENT
"Tidak usahlah konser-konseran, buat apa. Boleh konser tapi virtual jangan langsung," ujar Ganjar kepada wartawan, Kamis (17/9).
Apalagi, kata Ganjar, kasus dan tingkat kematian karena COVID-19 Jawa Tengah sendiri masih cukup tinggi.
Sebelumnya Ganjar sendiri pernah mengusulkan agar debat di kandidat dan tahapan lain yang menimbulkan kerumunan masa untuk digelar secara virtual
"Kalau bisa nanti debat-debatnya enggak usah ada lah, virtual aja. Penyampaian visi misi yang biasanya mengundang banyak massa, juga dilakukan di media sosial atau elektronik saja," kata dia.
Usulan itu muncul lantaran adanya klaster penularan virus corona dari pengawas pemilu di Kabupaten Boyolali.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)