News
·
31 Agustus 2020 14:13

Geger! Waria di Jember Digorok WN Irak di Kamar Kos

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Geger! Waria di Jember Digorok WN Irak di Kamar Kos (208868)
Lokasi kamar indekos waria di Jember yang digorok WN Irak. Foto: Dok. Istimewa
Warga di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dibuat geger dengan penemuan seorang waria yang dikenal dengan nama Rina (32) dalam kondisi bersimbah darah.
ADVERTISEMENT
Waria yang memiliki nama asli Adi Himawan Fahmi (AHF) itu tergeletak di dalam kamar indekosnya di Lingkungan Sawagan Cantikan, RT 03, RW 19, Kelurahan Kaliwates dengan kondisi leher setengah tergorok.
Ketua RT 03 Rahmad Dwiyono mengatakan insiden itu terjadi pada Senin (31/8) dini hari sekitar pukul 01.20 WIB dini hari. Menurut Rahmad, Rina pada saat itu sempat berteriak kesakitan dan minta tolong ke warga karena dianiaya oleh warga negara Irak bernama Waleed Hussain Enad (41).
Warga yang berdatangan melihat Rina sudah tergolek lemas bersimbah darah di dalam kamar. Seketika itu, warga bergegas membawanya ke rumah sakit terdekat supaya nyawanya tertolong.
"Langsung kami hubungi polisi. Sempat dikira korban meninggal, ternyata masih hidup setelah terlihat kakinya gerak-gerak," kata Ketua RT 03 Rahmad.
Geger! Waria di Jember Digorok WN Irak di Kamar Kos (208869)
Lokasi kamar indekos waria di Jember yang digorok WN Irak. Foto: Dok. Istimewa
Sementara itu, Waleed saat kejadian kabur. Dia naik ke atap kos tersebut lantaran dikepung warga. Menurut Rahmad, Waleed bertahan di atap selama 2 jam.
ADVERTISEMENT
Waleed, kata Rahmad, sempat frustrasi dan hendak menggigit kabel listrik di atap indekos tersebut.
"Kurang lebih 2 jam tidak mau turun. Pelaku sempat mau menggigit kabel listrik. Setelah tembakan peringatan, pelaku mau turun dan diamankan polisi," ujar Rahmad.
Rahmat belum mengetahui motif Waleed menggorok Rina. Namun menurut dia, Rina merupakan waria dan sudah lama menyewa kamar indekos berukuran 2x4 meter itu. Sayangnya, Rahmad tak tahu berapa tahun waktunya.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Frans Dalanta Kembaren mengatakan saat ini kondisi Rina masih dalam perawatan insentif di salah satu rumah sakit.
Frans mengatakan Rina mengalami luka serius di bagian leher akibat sayatan senjata tajam.
"Korban berinisial AHF. Saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan masih belum bisa diajak komunikasi," terangnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Frans mengatakan Waleed hingga siang hari masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Sehingga, belum bisa diketahui motif tindak penganiayaan terhadap korban.
Hanya dugaan sementara antara pelaku dengan korban terjalin hubungan asmara kendati mereka bertempat tinggal secara terpisah.
Disinyalir masalah pribadi kedua orang tersebut yang memicu penganiayaan. "Pelaku selama ini tinggal di wilayah Kecamatan Tanggul," sebut Frans.
Frans menyampaikan, ada sejumlah barang bukti sementara yang diambil dari lokasi kejadian. Antara lain, pisau dapur, bantal dengan bekas bercak darah, HP milik korban, tas pelaku, dan kunci motor korban.
"Selanjutnya kami amankan pelaku, dan untuk mengetahui motif pelaku masih didalami penyidik," tuturnya.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
ADVERTISEMENT