Gempa 5,8 M Mamuju Akibat Sesar Aktif Geser, BMKG Laporkan Sejumlah Kerusakan

8 Juni 2022 13:59
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Inked Pixels/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Inked Pixels/shutterstock
ADVERTISEMENT
Gempa bumi 5,8 M yang mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat pada Rabu (8/6) siang. Koordinator Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono Sutopawiro, membagikan beberapa foto dari dampak gempa bumi yang terjadi di Mamuju.
ADVERTISEMENT
“Laporan sementara dampak kerusakan akibat gempa Mamuju M5,8 yang berpusat di Lepas Pantai Mamuju siang ini,” ungkap Daryono melalui akun Twitter pribadinya (@DaryonoBMKG), Rabu (8/6).
Dalam unggahan tersebut, terlihat adanya botol sirup yang pecah dan makanan yang berjatuhan di sebuah toko dan beberapa bangunan yang runtuh akibat gempa yang mengguncang Mamuju siang tadi.
Lebih lanjut, Daryono menjelaskan bahwa gempa bumi tersebut termasuk ke dalam jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di lepas Pantai Mamuju.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike-slip ).
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,77° LS ; 118,56° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 26 Km arah Barat Tapalang Barat, Mamuju, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Daryono menyatakan bahwa berdasarkan hasil monitoring BMKG telah terjadi satu aktivitas gempa bumi susulan dengan 2,8 M pada pukul 13.25 waktu setempat.
“Hingga pukul 13.25 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 1 (satu) aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan M2,8,” katanya.
Untuk itu, masyarakat yang berada di sekitar lokasi gempa bumi tersebut diharapkan untuk tetap waspada dan selalu berhati-hati.
Reporter: Devi Pattricia
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020