kumparan
5 Juni 2018 12:20

Gerindra Godok Opsi Gatot Jadi Cawapres Prabowo

Fadli Zon
Fadli Zon (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Partai Gerindra tampaknya masih membuka peluang bagi mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.
ADVERTISEMENT
“Ya pokoknya itu nanti, kalau ada yang membawa opsi itu di dalam tempat kita bermusyawarah, itu bisa menjadi sebuah bahan untuk musyawarah,” katanya di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/6).
Gatot sejauh ini memang memiliki elektabilitas sebagai cawapres yang cukup tinggi dengan kandidat lainnya seperti Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, Fadli menyebut, keputusan cawapres perlu dibahas bersama partai koalisi lain.
“Tetapi (opsi Gatot cawapres) akan kita serahkan ke koalisi untuk diputuskan bersama. Koalisi ini kan egaliter, harus mengusung bersama-sama, tidak ada yang lebih dan semuanya harus untung,” tutur Fadli.
 Gatot Nurmantyo
Gatot Nurmantyo (Foto: Prabarini Kartika/kumparan)
Menurut Wakil Ketua DPR itu, musyawarah terkait pembahasan cawapres tidak akan memakan waktu panjang. Dia menyebut, satu hari untuk duduk bersama memutuskan cawapres saja cukup.
ADVERTISEMENT
“Ya pokoknya kalau di Gerindra kita ingin semua nanti keputusan itu duduk bersama. Musyawarah mufakat. Dan saya yakin sehari saja cukup itu untuk musyawarah mufakat itu. Walaupun yang namanya negosiasi untuk merajut koalisi itu di mana-mana juga tidak semudah itu,” jelas Fadli.
Untuk memudahkan terbangunnya koalisi, kata Fadli, Gerindra juga mengedepankan power sharing. Sebab, menurut dia, power sharing adalah hal yang wajib dalam sebuah koalisi.
Power sharing itu menurut saya sesuatu yang wajib dilakukan dalam koalisi. Dan power sharing itu harus dibicarakan. Power sharingnya dalam bentuk apa. Tapi untuk titik temu power sharing itu sendiri kan perlu ada persamaan visi misi kemenangan. Baru duduk bersama,” tutup Fadli.
ADVERTISEMENT
Nama Gatot Nurmantyo disebut menjadi capres maupun cawapres alternatif di luar nama Jokowi dan Prabowo. Meski masuk radar berbagai lembaga survei, Gatot masih terhalang maju pilpres karena belum memiliki kendaraan politik yaitu, parpol. Gatot hingga saat ini membuka pintu komunikasi baik dengan koalisi partai yang mendukung Prabowo Subianto maupun dengan Demokrat.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan