kumparan
19 November 2019 11:39

Gerindra: Menteri KKP Edhy Pilih Bagikan Kapal Agar Nelayan Tersenyum

Edhy Prabowo, Pelabuhan Muara baru
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengamati suasana Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta, Senin (28/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memutuskan untuk tidak menenggelamkan seluruh kapal asing yang masuk teritori laut Indonesia. Melainkan, Edhy akan membagikannya ke nelayan.
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua DPR RI Fraksi Gerindra Dasco mengatakan, keputusan Edhy tidak menenggelamkan kapal tak berarti bergeser dari kebijakan Menteri KKP sebelumnya Susi Pudjiastuti yang tegas menertibkan pelanggaran atas wilayah laut Indonesia.
"Masalah yang penting bagi saya bahwa kebijakan Pak Edhy Prabowo itu tidak bergeser dari kebijakan Bu Susi yaitu tidak memperbolehkan nelayan asing masuk ke wilayah NKRI, itu yang penting menurut saya," kata Edhy di gedung DPR, Selasa (18/11).
Dia menilai, Edhy pasti telah melakukan evaluasi terlebih dahulu hingga akhirnya memutuskan untuk menghentikan penenggelaman kapal. Menurutnya, pembagian kapal ke nelayan merupakan kebijakan yang membuat para nelayan terbantu dan senang.
"Yang paling penting bagi saya bukan soal tidak menenggelamkan kapal, karena kalau menurut Pak Edhy Prabowo soal kapal tidak ditenggelamkan itu akan diberikan kepada nelayan, supaya nelayan bisa tersenyum," tuturnya.
PTR, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kadin Indonesia
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kanan) usai audiensi bersama perwakilan Kadin Indonesia di Kementerian Perikanan dan Kelautan, Jakarta. Foto: Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan
"Ya itu kan setiap menteri punya kebijakan dan tentunya sudah dikaji dan tentunya kalau kebijakan itu kan ada yang jaman kemarin cocok, ada yang jaman sekarang mungkin lebih cocok kalau diterapkan dengan cara lain, kan begitu," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Edhy Prabowo mengatakan, tak seluruh kapal asing akan ditenggelamkan. Melainkan kapal-kapal nelayan asing hasil tangkapan yang sudah memiliki ketetapan hukum akan diberikan untuk nelayan.
"Bagi yang sudah inkrah ada langkahnya. Langkah pertama, pemanfaatan untuk nelayan kita, kalau memang bisa kami serahkan," kata Edhy seperti dikutip dari Antara, Rabu (13/11).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan