kumparan
5 Juni 2018 8:48

Golkar Dukung Airlangga Walaupun CT Jadi Kandidat Cawapres Jokowi

Ketua Pengarah Partai Golkar M. Yahya Zaini (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Nama pengusaha ternama, Chairul Tanjung (CT) mulai muncul sebagai salah satu calon pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019 setelah kelompok relawan, Sobat Jokowi-CT, mendeklarasikan dukungan.
ADVERTISEMENT
Merespons hal itu, Ketua DPP Golkar Yahya Zaini menyatakan, tidak mempermasalahkan ada kelompok yang menginginkan figur lain menjadi cawapres Jokowi. Namun, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh CT untuk menjadi cawapres. Antara lain, memiliki dukungan politik, memiliki chemistry dengan Jokowi dan dapat memperkuat kepemimpinan pemerintahan mendatang.
"Setiap tokoh punya hak untuk dicalonkan asal memenuhi syarat. Dua syarat yang pertama rasanya sulit terpenuhi. Sedangkan syarat yang ketiga masih spekulatif. Karena pengalaman dalam pemerintahan menjadi penting. Namun, Golkar tidak bisa melarang jika ada kelompok yang ingin mengusung tokoh lain," ujar Zaini ketika dihubungi, Selasa (5/6).
"Misalnya figur JK, walaupun beliau seorang pengusaha, tapi punya pengalaman politik yang panjang. Beliau beberapa kali jadi anggota MPR, dan terakhir jadi menteri zaman Gus Dur dan Megawati," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, sikap Partai Golkar tidak berubah untuk tetap mengusung Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai cawapres pendamping Jokowi. Terlebih lagi, seluruh DPD I Golkar se-Indonesia telah mendukung pencalonan Airlangga.
Selain itu, Golkar memiliki mesin politik yang solid sampai di lapisan terbawah. Bahkan, Golkar adalah satu-satunya partai yang memiliki relawan paling banyak. Ada Gojo (Golkar Jokowi), Jangkar Bejo dan Alma'un. Relawan ini diyakini sangat diperlukan untuk memperluas dukungan di masyarakat sekaligus menjadi tandem partai.
"Walaupun banyak tokoh yang muncul tapi sikap Golkar tidak akan berubah. Golkar tetap akan mengusung Ketum Airlangga sebagai pendamping Jokowi. Apalagi sudah dapat dukungan dari semua DPD Provinsi. Dibanding tokoh lain, Airlangga posisinya paling atas untuk dipinang Jokowi," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan