kumparan
8 Juni 2018 18:05

Golkar Temui PBNU, Silaturahmi hingga Bahas Ekonomi Umat

Airlangga kunjungi ketum PBNU Saiq Aqil
Pertemuan Airlangga Hartarto ketum PBNU Saiq Aqil. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Pengurus DPP Partai Golkar menemui Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (8/6). Dalam pertemuan tertutup itu, hadir Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PBNU Said Aqil Sirad.
ADVERTISEMENT
Usai pertemuan, Airlangga menyampaikan acara ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antara Golkar dan PBNU. Selain itu, dia menyampaikan pertemuan kali ini juga membahas mengenai program ekonomi kerakyatan.
"Pak Said tentu mengharapkan Partai Golkar mendorong kegiatan-kegiatan, tentunya kegiatan ekonomi yang berkepentingan terhadap kesejahteraan umat. Dan ini tentu catatan untuk program ke depan," kata Airlangga di Kantor PBNU.
Airlangga kunjungi ketum PBNU Saiq Aqil
Pertemuan Airlangga Hartarto ketum PBNU Saiq Aqil. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Airlangga menyatakan, partainya dan NU memiliki kedekatan sejak lama. Banyak kader Golkar yang merupakan kader NU, serta ada pula kader NU yang diusung Golkar di pilkada.
"Banyak juga kader NU yang dicalonkan di daerah daerah dan di calonkan di pemilu legislatif. Hingga tentu kedekatan kami dengan NU menjadi hal yang penting," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Airlangga kunjungi ketum PBNU Saiq Aqil
Pertemuan Airlangga Hartarto ketum PBNU Saiq Aqil. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Sementara itu, Sekjen PBNU A Helmy Faishal mengaku pihaknya menyambut baik kedatangan jajaran petinggi Golkar. Sebab, selain silaturahmi, pertemuan ini juga menjadi ajang untuk bersama-sama berdiskusi mewujudkan keadilan dan kesejateraan masyarakat.
"Kami menyambut baik kedatangan Pak Airlangga, silaturahmi Ramadhan. Pesan Pak Said, teman-teman di partai politik ini mewujudkan keadilan, kemaslahatan masyarakat," kata Helmy usai pertemuan.
Selain Airlangga, dalam pertemuan ini hadir juga Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily, hingga Wakil Koordinator Bidang Penggalangan Khusus DPP Golkar Rizal Mallarangeng.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan