News
·
13 Februari 2020 12:01

Gunung Merapi Sempat Erupsi, Penerbangan di Bandara Adisutjipto Normal

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Gunung Merapi Sempat Erupsi, Penerbangan di Bandara Adisutjipto Normal (40560)
Gunung Merapi mengeluarkan asap putih pascaletusan terlihat di Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (13/2). Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Erupsi Gunung Merapi yang terjadi Kamis (13/2) pagi ini tidak berpengaruh pada penerbangan di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
Bandara Adisutjipto terletak tidak jauh dari Gunung Merapi, atau tepatnya di sebelah selatan gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
"Sementara masih normal penerbangan di Bandara Adisutjipto," kata General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, kepada wartawan, Kamis (13/2).
Sementara itu, dari hasil pengecekan juga diketahui tidak ada abu vulkanik yang masuk ke landasan bandara. Sehingga, landasan aman untuk penerbangan.
Gunung Merapi Sempat Erupsi, Penerbangan di Bandara Adisutjipto Normal (40561)
General Manager Bandara Adisutjipto Yogyakarta dan Pelaksana Tugas YIA Agus Pandu Purnama. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
"Hasil paper test negatif (abu vulkanik)," ucap dia.
Erupsi Gunung Merapi terjadi Kamis ini pukul 05.16 WIB. Tinggi kolom terpantau hingga 2.000 meter dengan durasi 150 detik.
Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida, erupsi kali ini disebabkan akumulasi gas dan tidak ada awan panas. Sehingga, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir.
ADVERTISEMENT
"Tadi pagi terjadi erupsi di Gunung Merapi pukul 05.16. Tinggi kolom 2.000 meter itu adalah erupsi gas selama 150 detik. Jadi saya tekankan di sini adalah ini karakternya Merapi saat ini adalah erupsi gas yang kecil jadi tidak perlu dikhawatirkan," jelas Hanik sebelumnya.