News
·
13 Agustus 2020 20:48

Gunung Sinabung Erupsi, Maskapai Penerbangan Diminta Waspada

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Gunung Sinabung Erupsi, Maskapai Penerbangan Diminta Waspada (23671)
Sejumlah pengendara melintas di Jalan Karo-Langkat dengan latar belakang Gunung Sinabung yang menyemburkan material vulkanik di Desa Kutarayat, Naman Teran, Karo, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2020). Foto: Sastrawan Ginting/ANTARA FOTO
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, erupsi beberapa kali hari ini. Status keamanan penerbangan pun ditetapkan menjadi oranye.
ADVERTISEMENT
“Terkait dengan erupsi tadi pagi, PVMBG menetapkan notifikasi untuk keamanan penerbangan (VONA) pada status oranye," ungkap Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam siaran pers, Kamis (13/8).
(Status oranye) mengindikasikan adanya potensi erupsi dan meminta maskapai penerbangan untuk semakin waspada.
-Raditya Jati
VONA terbagi ke dalam tingkatan notifikasi, yaitu hijau, kuning, oranye, dan merah. Hijau mengindikasikan kondisi normal dan aman untuk penerbangan. Kuning, mulai ada aktivitas vulkanik yang signifikan.
Oranye berarti gunung api mengalami erupsi kurang dari 6.000 meter di atas permukaan laut dan penerbangan perlu waspada.
“Sedangkan merah, ini menunjukkan terjadi erupsi abu vulkanik di udara dengan parameter tertentu sehingga ada larangan kepada maskapai penerbangan untuk beroperasi di sekitar wilayah gunung yang mengalami erupsi tersebut,” tutur Raditya Jati.
Sejak Kamis (13/8) pagi, Gunung Sinabung telah tiga kali erupsi dengan ketinggian kolom abu 1.000 hingga 2.000 meter.
ADVERTISEMENT

Rekomendasi untuk Gunung SInabung

Gunung Sinabung Erupsi, Maskapai Penerbangan Diminta Waspada (23672)
Gunung Sinabung erupsi, Kamis (13/8). Foto: Dok. Magma
Saat ini Gunung Sinabung masih berstatus Siaga (level III). Rekomendasi yang ditetapkan untuk mencegah risiko jatuhnya kerugian sebagai berikut:
  • Pertama, masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.
  • Kedua, jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.
  • Ketiga, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
ADVERTISEMENT

127 Gunung Api Aktif

Indonesia memiliki 127 gunung api aktif bagian dari cincin api dunia atau ring of fire. Dari jumlah tersebut, tidak ada gunung api yang berstatus level IV (Awas).
Sedangkan level III (Siaga) berjumlah dua gunung api, yakni Gunung Karangetang di Sulawesi Utara dan Gunung Sinabung. Gunung dengan level II (Waspada) berjumlah 20 gunung api dan level I (Normal) berjumlah 46 gunung api.