News
·
11 Juni 2021 21:26
·
waktu baca 2 menit

Haedar Nashir Bicara Penjajahan: Ngapain Berdebat Apakah 350 Tahun?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Haedar Nashir Bicara Penjajahan: Ngapain Berdebat Apakah 350 Tahun? (43592)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. Foto: muhammadiyah.or.id
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir membahas soal penjajahan yang dialami Indonesia, Ia menilai, berapa lama waktu penjajahan tidak perlu dipermasalahkan.
ADVERTISEMENT
Hal itu ia sampaikan saat memberikan pengantar dalam acara Pengajian Umum PP Muhammadiyah 'Solusi Komprehensif Masalah Israel-Palestina; yang digelar secara virtual, Jumat (11/6). Ia sebelumnya menjelaskan tentang Palestina yang selalu menjadi bangsa yang terjajah.
"Kita sebagai bangsa yang cukup lama dijajah. Orang bolehlah berdebat soal apakah 350 tahun atau tidak. Nyatanyakan sejak Portugis datang Belanda begitu lama, Inggris masuk, kembali lagi Belanda. Rentang itu kan panjang jadi ngapain berdebat apakah 350 tahun itu. Itu menurut saya terlalu verbalistik," kata Haedar dalam acara tersebut.
Haedar tidak menyebutkan siapa pihak yang berdebat itu. Ia hanya menekankan penderitaan dari penjajahan itu luar biasa dan terasa begitu lama.
"Tapi menurut saya Bangsa Indonesia lama memang dijajah bahwa kemudian Aceh paling belakangan iya, tapi kan bagian terbesar dari Indonesia sudah dijajah. Dan penderitaannya luar biasa. Sangat luar biasa kita rasakan bekasnya sampai sekarang," Kata Haedar.
ADVERTISEMENT
Menurut Haedar, penderitaan itu yang membuat para pendiri bangsa memasukkan kalimat penghapusan penjajahan di dunia dalam pembukaan UUD 1945.
"Dalam konteks mengapa pendiri bangsa memproklamasikan bahwa kemerdekaan hak segala bangsa dan oleh karena itu penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi bahkan termasuk tujuan nasional bahwa kita ikut dalam ketertiban dunia dan perdamaian abadi," kata Haedar.
Haedar Nashir Bicara Penjajahan: Ngapain Berdebat Apakah 350 Tahun? (43593)
Ilustrasi penjajahan Belanda Foto: Twitter@tukangpulas
Bicara soal penjajahan, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat dikukuhkan sebagai Profesor Guru Besar Tidak Tetap bidang Kepemimpinan Strategi di Universitas Pertahanan (Unhan), sempat menyinggung soal waktu penjajahan di Indonesia. Ia mengungkapkan sering bertemu dengan ahli sejarah. Salah satu yang dibahas adalah soal apakah benar Indonesia dijajah selama 350 tahun.
"Saya sering ketemu ahli sejarah. Sampai saya bilang begini, 'tolong, dong, diperiksa kembali apakah benar kita dijajah 350 tahun. Kok orang yang dijajah seneng banget'," kata Megawati, Jumat (11/6).
ADVERTISEMENT