kumparan
30 November 2019 23:57

Haikal Hassan: Saya Tak Pernah Diundang Tokopedia

Haikal Hassan di Ijtima Ulama III
Haikal Hassan di Ijtima Ulama III Foto: Lutfan Dharmawan/kumparan
Tagar #UninstallTokopedia ramai dan menjadi perbincangan netizen di Twitter. Para netizen membicarakan terkait Ustaz Haikal Hassan yang disebut hadir di salah satu acara yang disponsori Tokopedia.
ADVERTISEMENT
Dalam video yang beredar, tampak di atas panggung tempat Haikal bicara tersebut tertulis 'Tokopedia Presents Ria Miranda The Seventh Annual Show'.
Kehadiran Haikal Hassan ini kemudian yang menjadi pembicaraan oleh netizen Twitter sehingga memunculkan tagar #UninstallTokopedia.
Pria yang akrab disapa 'babe' Haikal ini pun memberikan klarifikasinya. Haikal mengatakan bahwa ia tak pernah diundang oleh pihak Tokopedia.
"Tokopedia tidak pernah mengundang saya," kata Haikal ketika dihubungi kumparan, Sabtu (30/11).
Haikal menjelaskan dalam acara tersebut, ia menyampaikan bahwa yang disampaikannya terkait soal menghargai kebhinekaan. Acara tersebut kata Haikal sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan Tokopedia.
"Yang saya sampaikan dalam acara itu adalah sebuah personal branding yang menghargai kebhinekaan dalam bingkai persatuan. Kagak ada hubungannya dengan Tokopedia," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Berikut pernyataan lengkap Haikal Hassan kepada KumparanNEWS:
Silakan cari di mana kata-kata saya yang tidak suka dengan persatuan. Di mana kata-kata saya yang mencederai rasa kebhinekaan.
Jangan pernah lihat dari sosial media yang sudah diedit oleh orang-orang yang suka fitnah. Duduk dan dengarkan di mana saya bicara.
Tidak akan keluar dari mulut saya yang mencela dan menghina kebersamaan dan dan keanekaragaman. Saya Haikal Hassan bersumpah untuk hal itu.
Jangan lihat Twitter, Instagram yang banyak orang ada 20 akun atau berapa yang menyerang. Duduk dan saksikan langsung, lihat dan saksikan secara langsung, apa yang saya katakan dan di mana yang saya katakan.
Tidak pernah dari mulut ini keluar cacian, menghina, mencaci, memaki, memfitnah. Tidak akan pernah keluar dari mulut ini saudara. Saya enggak suka sekali dengan kalimat yang anda tulis dalam media itu. Saya Haikal Hassan bersumpah demi Allah, saya paham sekali bahwa kebhinnekaragaman ini adalah anugerah dari Allah Subhanahu Wata'ala.
ADVERTISEMENT
Kenapa tiba-tiba menjadi ramai dan dihubungkan dengan soal Tokopedia? Tidak pernah Tokopedia mengundang saya dan saya apabila diundang, tahu diri di mana saya mesti berbicara.
Apa yang tertulis di Twitter, tulisan anak-anak konyol yang tidak perlu untuk ditanggapin. Ditanggapin jadi besar kepala, dilaporin polisi juga kasihan. Ya udah abaikan saja. Selama tidak mengganggu saya dan tidak mengganggu keluarga saya, serta yang paling penting, tidak menghina agama saya.
Tokopedia
Logo Tokopedia. Foto: Jofie Yordan/kumparan
Manajemen Tokopedia pun sebelumnya sudah memberi klarifikasi terkait hubungannya dengan acara fashion show Ria Miranda yang turut menghadirkan Haikal Hassan. Melalui VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, manajemen menyatakan bahwa konsep beserta pengisi acara RMTS2020 sepenuhnya adalah inisiasi dari tim Ria Miranda.
ADVERTISEMENT
Tokopedia juga menyatakan mereka selalu menghargai pandangan setiap masyarakat Indonesia.
Berikut pernyataan lengkap Tokopedia terkait acara Ria Miranda #RMTS2020:
Seluruh konten, konsep dan pengisi acara RMTS2020 merupakan sepenuhnya inisiasi dari RiaMiranda, dan kerja sama antara Tokopedia dengan RiaMiranda kali ini adalah untuk menghadirkan koleksi terbaru ‘Serunai' yang bisa didapatkan masyarakat secara eksklusif baik di Official Store maupun Tokopedia Salam.
Tokopedia, sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, selalu mendukung kreator lokal untuk mendapatkan akses lebih luas lewat pemanfaatan teknologi.
Kami ingin menegaskan bahwa Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia yang menghargai pandangan setiap masyarakat Indonesia. Sebagai institusi, Tokopedia menentang keras adanya diskriminasi SARA, radikalisme, serta pihak-pihak atau aktifitas apa pun yang merusak persatuan bangsa.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan