Hakim Tak Terima Eksepsi Mas Bechi, Sidang Dilanjutkan dengan Pemeriksaan Saksi

8 Agustus 2022 14:16
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Sidang keempat kasus pencabulan terdakwa Mas Bechi dengan agenda putusan sela di PN Surabaya, Senin (8/8/2022). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sidang keempat kasus pencabulan terdakwa Mas Bechi dengan agenda putusan sela di PN Surabaya, Senin (8/8/2022). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
ADVERTISEMENT
Sidang lanjutan kasus pencabulan dengan terdakwa Moch Subchi Azal Tsani atau Mas Bechi kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Senin (8/8). Sidang tersebut beragendakan putusan sela.
ADVERTISEMENT
Koordinator Pidum Kejati Jawa Timur Endang Tirtana mengatakan, setidaknya ada empat putusan yang disampaikan hakim. Salah satunya yakni eksepsi atau nota keberatan Mas Bechi, tak diterima.
"Yang pertama keberatan atau eksepsi dari terdakwa dan penasihat hukumnya tidak diterima," ucap Endang Tirtana kepada wartawan.
Hakim menilai surat dakwaan penuntut umum sah dan bisa digunakan untuk pemeriksaan lanjutan. Dengan demikian, sidang Mas Bechi pekan depan akan beragendakan pemeriksaan saksi.
Dalam persidangan tersebut, hakim turut mengabulkan permintaan pihak Mas Bechi untuk dihadirkan secara fisik pada persidangan pekan depan, Senin (15/8).
Adapun terkait dengan agenda pemeriksaan saksi, Tirta menyebut ada sekitar 40 orang saksi yang dihadirkan di persidangan. Selain itu, beberapa ahli juga akan didatangkan pada sidang minggu depan, salah satunya ahli forensik.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Memang banyak ya, jadi 40 itu tidak hanya saksi, juga keterangan ahli. Nanti persidangannya untuk pemeriksaan saksi seminggu dua kali hari Senin dan Kamis," terangnya.
"Ahli antara lain ya dari forensik sama ahli hukum pidana," tambah dia.
Personel Korps Brimob berjaga di area Gedung Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Arjuno, Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/7/2022). Foto: Didik Suhartono/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Personel Korps Brimob berjaga di area Gedung Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Arjuno, Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/7/2022). Foto: Didik Suhartono/Antara Foto
Latar Belakang Kasus
Kasus ini mengemuka setelah santriwati di salah satu ponpes Ploso melaporkan Mas Bechi ke Polres Jombang. Santriwati itu mengaku dicabuli oleh Mas Bechi pada pertengahan tahun 2017.
Mas Bechi ini adalah anak seorang kiai pengurus ponpes itu KH Muhammad Mukhtar Mukti. Kasus dugaan asusila ini kemudian diambil alih oleh Polda Jatim dari Polres Jombang.
Mas Bechi kemudian dijadwalkan diperiksa sejak Desember 2019. Dua kali dipanggil, Mas Bechi tak kunjung datang. Mas Bechi pada tahun 2020 dalam kasus ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun ia tak kooperatif dan bahkan beberapa kali gagal dijemput polisi.
ADVERTISEMENT
Saat ini, kasus Mas Bechi sudah naik persidangan. Mas Bechi sudah ditahan. Dia tengah diadili atas perbuatannya di PN Surabaya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020