Halilah Diterkam Buaya saat Menjala Ikan di Area Balai TNTP Kuala Pembuang

5 September 2021 3:43
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Buaya. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Buaya. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Seorang pegawai Balai Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, bernama Halilah (34), diterkam buaya. Ia mengalami luka parah sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Murjani Sampit.
ADVERTISEMENT
Kepala Seksi Pengolahan TNTP Wilayah II Kuala Pembuang Budi dikonfirmasi kabar tersebut.
Halilah diserang buaya saat mencari ikan di Sungai Runggau Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan yang masuk area Balai TNTP Wilayah II Kuala Pembuang itu.
"Saat ini saya bersama teman-teman sedang menuju ke Sampit untuk menemui korban,” kata Budi dikutip dari Antara, Minggu (5/9).
Budi menjelaskan, Halilah saat itu tengah mencari ikan dengan menggunakan alat tangkap jala untuk keperluan lauk makan sore hari. Nahas, saat itu ia diserang oleh seekor buaya.
"Memang korban itu pada sore hari pergi mencari ikan dengan jala untuk kebutuhan lauk, pada saat itulah dia diterkam," kata Budi.
Kepala Desa Sungai Perlu Hasanuddin turut membenarkan peristiwa tersebut. Ia melihat Halilah mengalami luka parah akibat serangan buaya.
ADVERTISEMENT
"Iya benar, saya melihat korban mengalami luka yang parah karena diterkam buaya tersebut," kata dia.
Ia menyebut luka Halilah cukup banyak yakni di bagian perut, tangan, dan wajah.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Pembuang lalu dirujuk ke RSUD Murjani Sampit.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020