Harta Kekayaan 5 Anggota Bawaslu Periode 2022-2027

13 April 2022 14:29
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Harta Kekayaan 5 Anggota Bawaslu Periode 2022-2027 (49128)
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Bawaslu Periode 2022-2027. Foto: Bawaslu RI
ADVERTISEMENT
Presiden Jokowi telah melantik anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI periode 2022-2027. Pelantikan itu dilangsungkan pada Selasa (12/4) di Istana Merdeka bersamaan dengan pelantikan anggota KPU.
ADVERTISEMENT
Total ada lima anggota Bawaslu dilantik Jokowi. Mereka adalah Rahmat Bagja, Puadi, Totok Haryono, Herwyn Jefler H. Malonda, dan Lolly Suhenty.
Usai dilantik, lima anggota Bawaslu periode 2022-2027 menuju Gedung Bawaslu untuk serah terima jabatan. Mereka juga langsung melakukan rapat pleno pertama dengan agenda memilih ketua.
Dalam rapat pleno itu, Rahmat Bagja didapuk sebagai Ketua Bawaslu periode 2022-2024.
Kelimanya beberapa kali melaporkan harta kekayaan ke KPK. Berikut LHKPN teranyar mereka:
Rahmat Bagja
Harta Kekayaan 5 Anggota Bawaslu Periode 2022-2027 (49129)
zoom-in-whitePerbesar
Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja Foto: Fadjar Hadi/kumparan
Rahmat Bagja sebelumnya juga menjabat sebagai anggota Bawaslu. Ia terakhir melaporkan kekayaannya pada 29 Maret 2021. Tercatat, kekayaan Rahmat Bagja mencapai Rp. 1.947.300.000
Rinciannya:
  • Tanah dan bangunan di Kota Tangerang dan Bogor senilai total Rp 2.550.000.000.
  • Alat transportasi dan mesin: mobil Innova V tahun 2018 dan motor Honda Beat keluaran 2020 senilai Rp 267.000.000.
  • Harta bergerak lainnya: Rp 227.500.000.
  • Kas dan setara kas: Rp 265.000.000.
  • Utang: Rp 1.362.200.000
ADVERTISEMENT
Puadi
Harta Kekayaan 5 Anggota Bawaslu Periode 2022-2027 (49130)
zoom-in-whitePerbesar
Komisioner Bawaslu DKI Jakarta, Puadi saat dijumpai di Bawaslu DKI Jakarta. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Puadi sebelumnya menjabat sebagai Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Puadi terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 18 Januari 2021. Saat itu, total harta kekayaan yang dilaporkan Puadi mencapai Rp 1.893.872.000.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Rinciannya sebagai berikut:
  • Tanah dan bangunan di Jakarta Barat dan Kota Bogor senilai Rp 1.500.000.000
  • Kendaraan berupa dua motor Honda Beat senilai Rp 13.000.000.
  • Harta bergerak lainnya: Rp 318.240.000.
  • Kas dan setara kas: Rp 90.500.000.
  • Harta lainnya: Rp 200.000.000.
  • Utang: Rp 227.868.000.
Totok Hariyono
Harta Kekayaan 5 Anggota Bawaslu Periode 2022-2027 (49131)
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Bawaslu 2022-2027 Totok Hariyono. Foto: YouTube/Komisi II DPR RI
Sebelumnya ditetapkan menjadi anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono menjabat sebagai anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Ia terakhir melaporkan kekayaannya pada 10 Februari 2021 dengan nilai Rp 436.500.000.
Rinciannya sebagai berikut:
  • Tanah dan bangunan di Kota Malang senilai Rp 400.000.000.
  • Kendaraan berupa motor Honda E1F02N11M2 senilai Rp 15.000.000.
  • Harta dan setara kas senilai Rp 21.500.000.
ADVERTISEMENT
Herwyn Jefler Hielsa Malonda
Harta Kekayaan 5 Anggota Bawaslu Periode 2022-2027 (49132)
zoom-in-whitePerbesar
Calon anggota Bawaslu Herwyn Jefler Hielsa Malonda menjawab pertanyaan anggota Komisi II DPR dalam uji kelayakan dan kepatutan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/2/2022). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto
Herwyn Jefler Hielsa Malonda bukan orang baru di Bawaslu. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara. Ia terakhir melaporkan LHKPN pada 5 Maret 2021 dengan nilai Rp 2.324.000.000.
Berikut rinciannya:
  • Tanah dan bangunan sebanyak 12 bidang yang tersebar di Kota Minahasa dan Manado senilai Rp 2.237.000.000.
  • Kendaraan berupa mobil Toyota Kijang senilai Rp 60.000.000.
  • Kas dan setara kas senilai Rp 27.000.000.
Lolly Suhenty
Harta Kekayaan 5 Anggota Bawaslu Periode 2022-2027 (49133)
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Bawaslu terpilih Lolly Suhenty. Foto: Instagram/@lollysaja
Lolly Suhenty juga pernah menjabat Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Ia terakhir melaporkan LHKPN pada 22 Februari 2021 dengan total Rp 785.500.000.
Berikut rinciannya:
  • Tanah dan bangunan di Bogor dan Cianjur senilai Rp 1.170.000.000.
  • Alat transportasi dan mesin: motor Honda Matic dan mobil Toyota Sirion senilai Rp 88.500.000.
  • Utang: Rp 473.000.000.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020