kumparan
27 Februari 2019 13:20

Hasil Polling VI kumparan: Persaingan Jokowi-Prabowo Semakin Sengit

Debat kedua Capres 2019 di Hotel Sultan Jakarta, Jokowi, Prabowo
Capres no urut 01 Joko Widodo dan Capres no urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan usai Debat Kedua Capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, (17/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Debat kedua Pilpres 2019 telah diselenggarakan pada Minggu, 17 Februari 2019, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Debat kedua ini berlangsung sebulan setelah diselenggarakannya debat perdana pada 17 Januari lalu.
ADVERTISEMENT
Berbeda dengan debat perdana, debat kedua ini hanya diikuti calon presiden. Yakni capres nomor urut 01 Joko Widodo yang berhadapan dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Keduanya berdebat dengan tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.
Tepat setelah debat kedua selesai, kumparan langsung mengadakan polling selama 17 - 23 Februari 2019. Ini merupakan Polling Pilpres 2019 keenam yang telah kumparan selenggarakan. Tentu saja, polling ini dilakukan demi mengukur sentimen pembaca terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga.
LIPSUS, Perang Jokowi Prabowo, Debat Capres 2
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) saling memberi salam seusai debat capres 2019 disaksikan moderator di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Berdasarkan catatan kumparan, total ada 9,073 suara yang berpartisipasi dalam polling ini. Dengan perincian 2.879 suara untuk pasangan Jokowi - Ma’ruf, 5,877 suara untuk pasangan Prabowo - Sandi, serta 317 suara memilih golput.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, total ribuan suara itu tidak sepenuhnya valid. Maka, suara yang masuk itu diproses kembali untuk memperkecil bias yang mungkin terjadi karena bot maupun buzzer. Proporsi perolehan suara masuk dan suara sah dapat dilihat pada tabel 1.
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Tabel 1 - Hasil Polling VI Votes. Foto: Dok. Kumparan
Persis seperti polling sebelumnya, perolehan suara sah ini akan diolah kembali untuk melihat pergerakan perolehan suara per hari, persebaran suara berdasarkan lokasi di Indonesia, hingga analisis suara dengan metode matematis.
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Gambar 1 - Perolehan Suara Sah. Foto: Dok. Kumparan
Dari gambar 1, diketahui bahwa selama periode 17 - 23 Februari 2019, mayoritas suara berada pada rentang tanggal 17 dan 18. Di dua tangga tersebut paslon Prabowo - Sandi unggul terhadap paslon Jokowi - Ma’ruf selama satu pekan pelaksanaan polling.
ADVERTISEMENT
Hal tak jauh berbeda juga terjadi pada rasio perolehan suara seperti yang terlihat pada gambar 2. Selisih rasio perolehan suara dimulai dengan rentang cukup besar dan semakin mengecil pada akhir pekan.
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Gambar 2 - Rasio Perolehan Suara Sah. Foto: Dok. Kumparan
Persebaran Lokasi Perolehan Suara
Dari 571 suara sah yang diperoleh, sebanyak 417 suara (73,02%) yang dapat terdeteksi lokasi perolehan suaranya. Dari 417 suara tersebut, 6 di antaranya tersebar di luar Indonesia, oleh karena itu kumparan hanya memproses suara yang berlokasi di Indonesia (411 suara). Persebaran lokasi perolehan suara dapat dilihat pada gambar 3, 4, dan 5.
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Gambar 3 - Sebaran Lokasi Pemilih Paslon Votes. Foto: Dok. Kumparan
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Gambar 4 - Sebaran Lokasi Pemilih Jokowi Votes. Foto: Dok. Kumparan
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Gambar 5 - Sebaran Lokasi Pemilih Prabowo Votes. Foto: Dok. Kumparan
Dari persebaran lokasi perolehan suara masing-masing paslon, berikut merupakan peta lokasi keunggulan perolehan suara dalam gambar 6.
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Gambar 6 -Sebaran Keunggulan Tiap Paslon Votes. Foto: Dok. Kumparan
ADVERTISEMENT
Analisis Metode Matematis yang Digunakan
Seperti polling yang dilakukan sebelumnya, kumparan tetap menggunakan metode matematis model statistik Bayes sederhana untuk memperkirakan proporsi pemilih Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi.
Penggunaan (weak) prior distribution berdasarkan Pemilu 2014 juga diterapkan pada metode ini, dengan keunggulan Jokowi di 53.15%. Hasil analisis metode matematis ini dapat dilihat pada gambar 7.
[
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Gambar 7 - Hasil Akhir Polling. Foto: Dok. Kumparan
Kesimpulan
Apabila dibandingkan dengan hasil polling sebelumnya, pergerakan perolehan suara dari hari pertama hingga hari terakhir memiliki kemiripan, yaitu dimulai dengan jumlah yang besar kemudian menurun hingga hari terakhir.
Dari jumlah suara sah yang terkumpul pun mengalami penurunan dari polling sebelumnya, dari 1.459 suara menjadi 571 suara.
Persebaran lokasi pemilih paslon pun tak jauh berbeda dengan polling sebelumnya, yaitu mayoritas pemilih yang berada di pulau Jawa. Dari segi persebaran keunggulan perolehan suara, paslon Prabowo - Sandi masih unggul terhadap paslon Jokowi - Ma’ruf.
ADVERTISEMENT
Dari hasil polling yang telah diolah menggunakan metode matematis, paslon Prabowo - Sandi unggul tipis dari paslon Jokowi - Ma’ruf dengan selisih 0,22%. Selisih keunggulan antara kedua paslon ini semakin menipis jika dibandingkan dengan hasil tiga polling sebelumnya.
Hasil sentimen pembaca terhadap kedua capres - cawapres berdasarkan suara sah dapat dilihat pada tabel 2 dan selisih keunggulan dari masing-masing polling yang telah dilaksanakan dapat dilihat pada gambar 8.
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Tabel 2 - Hasil Sentimen Pembaca. Foto: Dok. Kumparan
Infografis Poling VI 17-23 Februari 2019 (NOT COVER)
Gambar 8 - Rasio Persebaran Suara Masing-Masing Polling. Foto: Dok. Kumparan
Hasil yang kumparan berikan tentu sampai saat ini masih bersifat sementara. Tidak menutup kemungkinan polling berikutnya terjadinya perubahan dalam perolehan suara.
Debat berikutnya akan dilaksanakan pada 17 Maret 2019. Dalam debat ketiga itu, hanya cawapres dari kedua kubu yang akan berhadapan. Yakni Ma'ruf Amin yang akan berdebat dengan Sandiaga Uno.
ADVERTISEMENT
Masing-masing paslon masih memiliki cukup waktu untuk meyakinkan rakyat Indonesia dalam memilih calon presiden dan calon wakil presiden. kumparan berharap agar pembaca untuk terus mengikuti polling yang akan kembali dilaksanakan, serta menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang.
Jadi, jika anda tidak puas dengan hasil polling VI ini, yuk ikuti polling selanjutnya pada 17 Maret mendatang.
Berikut merupakan ulasan hasil polling di periode sebelumnya
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan