Hasto Lulus Jadi Doktor dari Unhan, Predikat Summa Cum Laude

6 Juni 2022 19:30
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: Dok. Istimewa
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto resmi mendapatkan gelar doktor setelah lulus dari Universitas Pertahanan (Unhan) dengan nilai sempurna dan meraih nilai Summa Cum Laude.
Keputusan itu dibacakan pimpinan sidang terbuka promosi doktoral Hasto, Mayjen Joni Widjayanto di Universitas Pertahanan (Unhan), Bogor, Senin (6/6).
“Setelah mendengarkan keterangan dan pertimbangan dewan penguji serta nilai yang telah diberikan, saya membacakan hasil sidang promosi terbuka dan sidang yudisium program doktor Universitas Pertahanan RI. Nama Doktor Insinyur Hasto Kristiyanto MM, predikat summa cum laude,” kata Joni di lokasi.
“Saudara berhak menyandang gelar doktor bidang ilmu pertahanan RI yang ke-19,” tambahnya.
Sebelum diumumkan, sidang sempat diskors selama 10 menit. Jeda itu diperlukan sehingga sidang dewan penguji bisa dilakukan. Di antara para penguji ada Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Mendagri Tito Karnavian, dan Kepala BIN Budi Gunawan.
Setelah pengumuman Joni, Sekretaris Program Doktoral Unhan Herlina Juni Risma Saragih mengumumkan surat keputusan yang meresmikan prestasi Hasto itu.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Unhan Bogor. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Unhan Bogor. Foto: Dok. Istimewa
Dia membacakan Surat Keputusan Rektor Unhan RI Nomor 172 Tahun 2022 tentang penetapan kelulusan pendidikan pasca sarjana program doktor untuk RI tahun 2022. Terhitung 6 Juni 2022, menetapkan Hasto Kristiyanto lulus dalam pendidikan pasca sarjana program doktor Unhan RI dengan predikat summa cum laude.
Hasto juga berhak memperoleh gelar doktor ilmu pertahanan. Surat keputusan itu ditetapkan di Bogor pada 6 Juni 2022 dan ditandatangani oleh Rektor Unhan RI, Laksamana Madya Prof.Dr.Ir. Amarullah Octavian.
Secara khusus, sambil menangis, Hasto mengucapkan terima kasih kepada Megawati.
"Penelitian ini kami persembahkan bagi Ibu Megawati Soekarnoputri. Sehingga mimpi Ibu, Bung Karno tidak hanya diterima apa adanya tetapi Bung Karno dengan pemikirannya akan selalu hidup dan menggerakkan Indonesia untuk menjadi pemimpin di antara bangsa-bangsa di dunia. Terima kasih," kata Hasto.
Air mata tampak mengalir. Dia membuka masker dan kaca mata. Masker digunakannya untuk mengusap air mata dan hidungnya. Melihat momen itu, puterinya yang biasa dipanggil Mbak Astri, mendekati podium dan memberikan tisu.