News
·
3 Mei 2021 15:54

Heboh Video Mahasiswa Makassar Dipiting Polisi Lalu Dipukuli

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Beredar rekaman video memperlihatkan seorang mahasiswa di Makassar ditangkap polisi lalu dipukuli. Video berdurasi 19 detik tersebut, tersebar luas diberbagai linimasa sosial media (sosmed), Senin (3/5).
ADVERTISEMENT
Dalam rekaman, mahasiswa yang diduga peserta unjuk rasa tersebut ditangkap lalu dipiting oleh tiga orang pria berpakaian kaus hitam dan bertuliskan "Jatanras".
Ketika mahasiswa tersebut digiring ke pinggir jalan, tiba-tiba salah seorang polisi berseragam lengkap datang lalu memukuli korban dari belakang dengan pentungan. Tak hanya itu, oknum polisi tersebut juga sesekali menendang mahasiswa terpiting tersebut.
Belakangan diketahui, mahasiswa yang tertangkap tersebut berinisial FF. Hal ini dibenarkan Bendahara Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN-AM, Ikhsan Bayu Aji Saputra. Dia mengatakan, mahasiswa yang dipiting dan dipukuli dalam rekaman video tersebut adalah mahasiswa UIN-AM.
"Terkait video yang beredar itu, memang benar itu adalah salah satu mahasiswa UIN yang melakukan demonstrasi Hardiknas," kata Ikhsan.
Heboh Video Mahasiswa Makassar Dipiting Polisi Lalu Dipukuli (177205)
Ilustrasi Penganiayaan Foto: Pixabay
Menurut Ikhsan, unjuk rasa memperingati Hardiknas awalnya berjalan dengan tertib. Tapi ketika sebagian ruas jalan tertutup, polisi marah dan terjadi adu mulut hingga saling dorong. Kemudian, pengunjuk rasa dibubarkan paksa dan ada yang diamankan.
ADVERTISEMENT
"Dengan adanya tindakan represif seperti ini, semakin menciderai demokrasi yang ada di negeri ini. Ini sudah di luar dari batas kemanusiaan, seharusnya Kapolres mampu mengambil tindakan tegas kepada oknum yang melakukan tindakan represif," ucap dia.
Terkait rekaman viral tersebut, Kapolsek Tamalate Makassar, Kompol Ahmad Yulias, mengatakan penangkapan mahasiswa ini saat unjuk rasa peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, 875 kemarin.
"Mereka dibubarkan karena menutup jalan dan bakar ban. Pengguna jalan tidak bisa lewat, sehingga dibubarkan paksa dan ada diamankan," Yulias saat dikonfirmasi Senin (3/5).
Meski tak menampik adanya penangkapan mahasiswa saat pembubaran demonstrasi, namun Yulias mengaku tidak mengetahui terkait adanya petugas yang melakukan pemukulan.
"Kalau saya di lokasi, tidak ada saya lihat. Tapi tidak tahu kalau ada nampak di video yang beredar," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, enggan berkomentar terkait rekaman video polisi memukuli mahasiswa saat pembubaran unjuk rasa di Makassar. Dia hanya meminta untuk dikonfirmasi langsung kepada Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan.
"Ke Humas ya, saya masih ada giat di Balai Kota," singkatnya.