kumparan
19 Mei 2019 21:04 WIB

Hendropriyono: Aksi 22 Mei Barisan Sakit Hati, Sudah Ditinggal Parpol

Ketum PKPI, Jenderal TNI (purn) AM Hendropriyono. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Massa pendukung paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi, berencana menggelar pada saat penetapan hasil Pemilu 2019 di KPU. Aksi itu disebut akan dihadiri ribuan pendukung Prabowo-Sandi.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi menurut eks Kepala BIN AM Hendropriyono, massa yang menghadiri aksi pada 22 Mei tidak seberapa. Sebabnya, kata Hendro, massa dari partai pendukung paslon 02 sudah mulai meninggalkan Koalisi Adil Makmur. Sehingga massa partai pendukung 02 diprediksi tidak akan ikut aksi tersebut.
“Saya sampaikan dalam sambutan bahwa sudah ditinggalkan massa yang partai-partai. Partai yang masih nalar, Partai Demokrat, PAN, PKS itu masih nalar. Pikirannya jalan. Bukannya mau mati, kita mau hidup bersama, bukannya sama-sama mati,” ujar Hendro di Rumah Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/5).
Undangan Aksi 212 di KPU. Foto: Dok. istimewa
Hendro menilai, aksi nanti kebanyakan diisi oleh massa dari eks pendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), 212, FPI, dan kelompok elite yang merupakan barisan sakit hati.
ADVERTISEMENT
“Jadi massa yang bergerak itu hanya massa mantan HTI, kemudian mantan GNPF, mantan 212, kemudian mantan yang lainlah. Kemudian barisan sakit hati, FPI dan itu pun sebagian juga,” sebutnya.
Sebelumnya 212 sebagai salah satu unsur yang akan ikut aksi pada 22 Mei mengklaim massa yang akan hadir bisa mencapai ratusan ribu.
Tak hanya dari Jakarta, massa juga disebut akan hadir dari beberapa daerah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan