kumparan
News4 Juni 2019 13:01

Hingga H-2 Lebaran, 430 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta via GT Cikampek

Konten Redaksi kumparan
Pemberlakuan Contra Flow Jakarta-Cikampek
Sejumlah kendaraan melintas saat diberlakukannya Contra Flow di KM 29 ruas tol Jakarta-Cikampek, Jumat (31/5). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
PT Jasa Marga mencatat dalam kurun waktu H-7 hingga H-2 Lebaran, sebanyak 430 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta via Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Khusus untuk lalu lintas pada H-2, Senin (3/6), jumlah kendaraan yang keluar Jakarta sebanyak 67.572.
ADVERTISEMENT
“Angka tersebut masih naik sebesar 192 persen dari Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) normal sebesar 23.153 kendaraan,” kata Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Selasa (4/6).
Irra menjelaskan puncak lalu lintas mudik di GT Cikampek Utama terjadi pada H-4 Lebaran atau Sabtu, 1 Juni 2019 kemarin. Total kendaraan yang melintas pada hari itu mencapai 87 ribu.
Jasa Marga juga masih melakukan rekayasa lalu lintas one way pada H-2 kemarin meski kenaikan volume kendaraan menjelang Lebaran tidak terlalu signifikan dan relatif lancar. Sistem one way diberlakukan dari Km 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sampai dengan Km 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang sejak pukul 06.25 WIB sampai dengan 15.30 WIB.
Pemberlakuan One way, Tol Cikampek
Suasana lalu lintas di gerbang tol Cikampek saat pemberlakuan One Way dimulai, Kamis (30/05). Foto: Andesta Herli WIjaya/kumparan
Sementara itu, untuk volume lalu lintas di GT Cikampek Utama Selasa (4/6) pagi, kedua arah terpantau ramai lancar, baik arah menuju timur melalui Jalan Tol Cikopo-Palimanan ataupun sebaliknya kendaraan dari Jalan Tol Cikopo-Palimanan menuju arah Jakarta.
ADVERTISEMENT
Irra mengimbau pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima, jaga jarak aman kendaraan, memperhatikan rambu-rambun dan arahan petugas di lapangan. Selain itu, pengguna jalan diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan isi bahan bakar kendaraan sampai penuh sebelum memulai perjalanan mudik 2019.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan