kumparan
29 Januari 2020 13:56

Hoaxbuster: Air Rebusan Bawang Putih Tak Sembuhkan Virus Corona

Hoaks Air Rebusan Bawang Putih Sembuhkan Virus Corona, REV
Hoaks air rebusan bawang putih tak sembuhkan virus corona. Foto: Dok. Istimewa
Di tengah mewabahnya virus corona, sejumlah grup WhatsApp dibanjiri pesan berantai soal isu obat virus ganas itu. Isi dari pesan tersebut menjelaskan jika rebusan air bawang putih bisa menyembuhkan orang yang terjangkit virus corona. Hingga akhirnya pesan berantai tersebut viral.
ADVERTISEMENT
Berikut adalah isi pesan berantai tersebut:

Bawang putih yang besar ambil 8 biji, dikupas kulitnya ditaruh mangkok dituang 7 gelas air mendidih selama 3 menit. Setelah itu diminum langsung 2 gelas ,ternyata pasien yang kena virus corona sembuh di hari kedua/setelah malam minum air bawang putih ini!!!!!

Apakah pesan tersebut benar atau hoaks?
Dalam laman The Centers for Disease Control and Prevention, lembaga kesehatan AS di bawah Kementerian Kesehatan, menyebutkan belum ada pengobatan antivirus khusus yang direkomendasikan bagi orang yang terserang virus corona.
“Tidak ada pengobatan antivirus khusus yang direkomendasikan untuk infeksi virus corona. Orang yang terinfeksi corona harus menerima perawatan suportif untuk membantu meringankan gejala. Untuk kasus yang parah, perawatan harus mencakup perawatan untuk mendukung fungsi organ vital,” tulis lembaga tersebut.
ADVERTISEMENT
Hingga Rabu (29/1), pemerintah China klaim sejumlah pasien yang terkena corona berhasil sembuh.
"Sejauh ini ada 106 pasien yang berhasil sembuh," ujar Kepala Humas Kedutaan Besar China untuk Indonesia, Huang Hui, saat dihubungi kumparan, Rabu (29/1).
Sayangnya, China belum menjelaskan secara rinci bagaimana puluhan pasien tersebut bisa sembuh. Termasuk mengungkapkan penanganannya, obat dan vaksin apa yang dipakai, atau hanya sekadar memperkuat imun tubuh hingga antibodi berhasil melawan virus.
Media China, Xinhua, hanya menyebutkan pasien virus corona telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit setelah dirawat intensif. Yakni pasien asal Provinsi Jiangxi, China Timur, pasien asal Xingan yang sembuh setelah dipindahkan RS Universitas Nanchang dalam kondisi kritis.
Sementara itu, per Rabu (29/1), korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 132 orang. Angka ini tentu bisa dibilang melonjak dari laporan sebelumnya yang tercatat 106 orang.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan