Hoaks Vaksin Moderna dikembangkan sebelum pandemi COVID-19
26 Juni 2021 20:33
·
waktu baca 2 menit

Hoaxbuster: Hoaks Vaksin COVID-19 Moderna Diproduksi Sejak Sebelum Pandemi

Beredar artikel online dan unggahan media sosial mengeklaim bahwa Vaksin COVID-19 Moderna sudah mulai dikembangkan sejak sebelum pandemi.
ADVERTISEMENT
Klaim itu disebut bersumber dari dokumen rahasia negara yang bocor. Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
Moderna memiliki teknologi untuk vaksin COVID-19 sebelum dunia mengetahui keberadaan virus corona baru ini.
Moderna mengembangkan vaksin sebelum pandemi, dokumen rahasia terungkap.
Sebuah akun instagram mengunggah artikel dan klaim tersebut pada 21 Juni 2021.
Hoaxbuster: Hoaks Vaksin COVID-19 Moderna Diproduksi Sejak Sebelum Pandemi (228297)
searchPerbesar
Hoaks vaksin Moderna dikembangkan sebelum pandemi COVID-19. Foto: Dok. Istimewa

Cek Fakta

Faktanya, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ia menerima urutan genetik untuk virus corona baru-SARS-CoV-2-dari China pada 11 Januari.
Seorang juru bicara Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) mengatakan bahwa Pusat Penelitian Vaksin dan Moderna sejatinya telah berkolaborasi dalam penelitian vaksin sejak 2017.
Namun, kala itu, materi yang diajukan untuk dikembangkan adalah sebagai vaksin virus corona MERS CoV, bukan SARS-CoV-2 atau COVID-19.
ADVERTISEMENT
“Materi yang ditransfer ke UNC pada Desember 2019 adalah kandidat vaksin untuk virus Corona Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan bukan SARS-CoV-2," terangnya, dikutip dari AFP.
Ada banyak jenis virus corona yang menyerang manusia. MERS-CoV adalah coronavirus Sindrom Pernafasan Timur Tengah, yang terdeteksi di Arab Saudi pada tahun 2012.
Sehingga, dokumen yang beredar di tahun 2019 itu merujuk pada pengembangan vaksin mRNA untuk MERS.

Kesimpulan

Klaim soal Vaksin COVID-19 Moderna telah dikembangkan sebelum pandemi adalah hoaks.
==