Hoaxbuster- soal dokumen pfizer yang mengumumkan vaksin

Hoaxbuster: Klaim Vaksin Pfizer Bisa Sebarkan Virus Corona Lewat Kontak Fisik

24 Mei 2021 16:16
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
Unggahan di media sosial menyebut bahwa perusahaan vaksin Pfizer merilis dokumen uji coba. Dalam dokumen itu disebutkan bahwa vaksin corona buatannya dapat menularkan efek samping melalui kontak fisik.
ADVERTISEMENT
Jauhi vaxxed (vaksin),” kata postingan tersebut. “Ini resmi, dari dokumen Pfizer sendiri,” tambahnya.
Unggahan tersebut menambah ketakutan orang-orang terhadap vaksinasi COVID-19.
Postingan tersebut menyajikan informasi tentang bahaya vaksin bagi wanita hamil yang dapat memaparkan efek samping, terdapat klaim soal keguguran akibat vaksin.
Ia juga mengatakan, jika seorang pria menyentuh atau menghirup udara yang sama dengan wanita yang divaksinasi sebelum berhubungan seks, maka pasangannya dapat mengalami kejadian buruk dan dia disarankan tidak memiliki anak dengan wanita tersebut.
Tidak benar soal dokumen pfizer yang mengumumkan vaksin corona menular lewat sentuhan fisik. Foto: Instagram/@the.ankh.life dan kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tidak benar soal dokumen pfizer yang mengumumkan vaksin corona menular lewat sentuhan fisik. Foto: Instagram/@the.ankh.life dan kumparan
Klaim dalam unggahan tersebut menyesatkan dan salah. Seseorang divaksinasi tidak akan melepaskan partikel apa pun yang memberikan efek samping berbahaya.
Vaksin COVID-19 tidak mengandung virus hidup sehingga tidak menyebabkan COVID-19 itu sendiri. Justru, tujuan dari vaksinasi adalah memberikan kekebalan tubuh agar manusia bisa mendapat perlindungan tambahan dari paparan virus corona.
ADVERTISEMENT
Vaksin COVID-19 Pfizer sendiri menggunakan mRNA, dikutip dari USA Today. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, vaksin tersebut tidak menyebabkan perubahan genetik karena tidak memasuki inti sel tempat DNA disimpan.
==