Hoaks potassium di vaksin membunuh manusia
3 Maret 2021 19:12

Hoaxbuster: Potasium dalam Vaksin COVID-19 Sebabkan Keguguran hingga Kematian

Beredar sebuah unggahan di Facebook yang diklaim tulisan dari seorang dokter dan pakar kesehatan. Ia menulis bahaya potasium klorida yang terkandung dalam vaksin COVID-19.
ADVERTISEMENT
Bahkan, ia mengeklaim kandungan tersebut dapat menyebabkan keguguran hingga kematian.
Berikut narasi yang diberikan dalam unggahan tersebut:
“Suntikan langsung SETIAP JUMLAH Potassium Chloride (KCl) ke dalam darah sebenarnya akan menyebabkan penyimpangan jantung (palpitasi dan takikardia) bahkan pada orang yang paling sehat (karena hal itu menyebabkan gangguan pada mekanisme pompa natrium-kalium penting untuk fungsi jantung yang sehat) - tetapi pada orang tua - bahkan jumlah yang sangat kecil yang disuntikkan langsung ke dalam darah sering kali akan menyebabkan kematian. Sejumlah KCl yang disuntikkan langsung ke dalam darah wanita hamil juga kemungkinan besar akan menyebabkan keguguran. "
Hoaxbuster: Potasium dalam Vaksin COVID-19 Sebabkan Keguguran hingga Kematian (57643)
searchPerbesar
Hoaks kandungan potassium dalam vaksin yang dapat membunuh manusia. Foto: facebook
Benarkah klaim tersebut?
Kalium klorida atau potassium chloride (KCl), adalah garam yang secara teratur digunakan secara oral untuk meningkatkan kadar kalium dalam darah orang yang kekurangan kalium
ADVERTISEMENT
Faktanya, menurut data Reuters Fact Check, Potasium Klorida dalam jumlah kecil aman diberikan.
Dalam beberapa kasus, ditemukan pemberian kalium klorida mampu meningkatkan kadar kalium darah di atas kisaran aman, sehingga berujung pada gangguan jantung hingga kematian.
Beberapa vaksin seperti Pfizer memang memiliki kandungan kalium klorida, namun jumlahnya sangat sedikit dan terbukti secara klinis aman. Vaksin Moderna COVID-19 tidak menggunakan kalium klorida sama sekali.
"Vaksin ini mengandung kalium, kurang dari 1 mmol (39 mg) per dosis, yaitu 'bebas kalium'," ungkap Tim Pfizer mengutip dari Reuters.
Sebagai perbandingan, jumlah kalium dalam darah berkisar antara 3,6 hingga 5,2 milimol (mmol) per liter. Orang dewasa memiliki sekitar 5-6 liter darah di tubuhnya.
ADVERTISEMENT
Sehingga klaim kalium klorida dalam vaksin berbahaya bagi organ tubuh manusia hingga berujung pada kematian adalah hoaks.
==
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona