Hoaxbuster Vaksin Corona Akibatkan Kerusakan Sel Darah

Hoaxbuster: Vaksin Corona Akibatkan Kerusakan Sel Darah

4 Juli 2021 11:49
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
Beredar sebuah unggahan yang diklaim merupakan kondisi sel darah merah sebelum dan sesudah diberikan vaksin corona. Dalam unggahan itu, kandungan vaksin corona disebutkan bisa merusak sel darah.
ADVERTISEMENT
"Vaksinasi eksperimental. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan," tulis pengunggah foto itu.
Hoaxbuster: Vaksin Corona Akibatkan Kerusakan Sel Darah Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hoaxbuster: Vaksin Corona Akibatkan Kerusakan Sel Darah Foto: kumparan
Dalam unggahan itu tertulis keterangan, empat buah foto yang menunjukkan sel darah yang diambil dari mikroskop. Masing-masing foto memperlihatkan sel darah merah sebelum dan sesudah divaksin.
"Tubuh Anda TIDAK PERNAH dapat mendetoksifikasi darinya dan akhirnya partikel-partikel itu akan masuk ke setiap sel tubuh Anda," tambah pengunggah.

Cek Fakta

Dikutip dari lembaga pengecekan fakta asal India, boomlive.in, gambar-gambar tersebut merupakan preparat (gelas berisi sampel) basah sel darah merah. Kepala Medis di American Society for Clinical Pathology, Dan Milner, mengatakan pengunggah foto itu salah mengartikan.
"Itu hanya seseorang salah mengartikan apa yang mereka lihat," ujar Milner dikutip dari boomlive.in, Minggu (4/7).
ADVERTISEMENT
Ia menegaskan, foto itu merupakan karya amatir. Sebab, sampel sel darah itu tidak disiapkan secara benar.
"Ini adalah temuan yang benar-benar normal. Ini berkaitan dengan bagaimana Anda menyiapkan sampel. Jika Anda memiliki terlalu banyak air, terlalu sedikit air, sel-sel akan membengkak," tegasnya.

Kesimpulan

Jadi, narasi yang menyebutkan sel darah merah rusak setelah divaksin corona merupakan hoaks. Sebab, foto-foto sel darah itu hanyalah salah interpretasi.