HoaxBuster- Vaksin COVID-19 Menyebabkan kematian pada hewan

Hoaxbuster: Vaksin COVID-19 Berbahaya karena Sebabkan Kematian Pada Hewan

21 Mei 2021 13:46
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
Seorang penyanyi asal Amerika Serikat Jimmy Levi mengunggah video di Instagram pribadinya @jimmylevi terkait klaim vaksin COVID-19 Pfizer berbahaya dan menyebabkan kematian pada hewan.
ADVERTISEMENT
Berikut narasi yang dia tulis sebagai caption pada unggahannya:
Mereka berhenti melakukan uji coba vaksinasi pada hewan karena semua hewan mati dan kemudian mereka langsung mulai bereksperimen pada manusia,” tulis Jimmy 18 Mei 2021 lalu dan kini unggahannya telah dihapus.
Namun, video tersebut sudah ditonton puluhan ribu dan tersebar di Facebook.
Hoaxbuster: Vaksin COVID-19 Berbahaya karena Sebabkan Kematian Pada Hewan (43464)
zoom-in-whitePerbesar
Hoax Buster: Tidak Benar Vaksin COVID-19 Menyebabkan Kematian Pada Hewan Sehingga Berbahaya. Foto: Instagram
Faktanya, vaksin virus corona yang disetujui untuk penggunaan darurat di Amerika Serikat diuji pada hewan dalam uji praklinis.
Dikutip dari USA Today, tidak ada bukti bahwa sejumlah besar hewan mati akibat pengujian vaksin. Klaim tersebut berperan dalam mendukung hoaks bahwa vaksin virus corona berbahaya.
Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson menjelaskan lewat siaran pers bahwa vaksin COVID-19 buatan mereka memang diuji pada hewan dalam uji praklinis. Serangkaian uji coba tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa vaksin COVID-19 efektif dalam membatasi infeksi virus corona.
ADVERTISEMENT
==