News
·
4 Agustus 2021 11:11
·
waktu baca 2 menit

Hoaxbuster: Virus Corona Berasal dari Amerika Serikat?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Hoaxbuster: Virus Corona Berasal dari Amerika Serikat? (603201)
searchPerbesar
Hoaxbuster: Virus Corona Berasal dari Amerika Serikat? Foto: kumparan
Beredar klaim virus corona berasal dari Amerika Serikat. Narasi itu bermula dari unggahan cuitan Jubir Kemlu China, Hua Chunying pada 17 Juli 2021.
ADVERTISEMENT
Dalam akun Twitternya, Chunying menuliskan China telah mengendalikan wabah corona dengan baik. Selain itu, China juga membantu negara lain dengan mengirimkan masker dan vaksin corona.
"Sebaliknya, #AS telah melihat 600.000+ kematian & mengekspor kasus infeksi & virus politik yang tak terhitung jumlahnya. Seperti yang diceritakan oleh sampul [majalah] TIME, AS adalah sumber virus terbesar dan asal mula epidemi," tulis Chunying.

Cek Fakta

Dikutip dari AFP, sampul majalah TIME yang dibagikan Chuying diterbitkan pada 19 Oktober 2020. Dalam foto itu tampak ilustrasi gumpalan virus keluar dari Gedung Putih.
Ilustrasi sampul TIME tersebut terkait dengan artikel yang mengkritisi penanganan pandemi di bawah kebijakan Donald Trump.
Sementara itu, WHO berencana untuk mengaudit laboratorium China untuk mencari asal usul pandemi corona. Sebab, kasus pertama corona dilaporkan terjadi di Wuhan, China, pada 9 Desember 2019.
ADVERTISEMENT
Pada Januari 2021, WHO mengirim tim pakar internasional independen ke Wuhan untuk membantu rekan-rekan China menyelidiki asal mula pandemi.
Lalu pada Juli 2021, WHO menyerukan lebih banyak studi tentang pasar hewan di dan sekitar Wuhan sebagai bagian dari tahap kedua penyelidikan internasional tentang asal usul pandemi.

Kesimpulan

Jadi, klaim yang menyebutkan virus corona berasal dari Amerika Serikat tidak ada laporan yang mendukung. Sementara itu, kasus pertama corona dilaporkan di Wuhan, China.