Hoaxbuster- Warna Darah Pasien yang Sudah Disuntik Vaksin

Hoaxbuster: Warna Darah Pasien yang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19 Berubah

23 September 2021 10:06
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Hoaxbuster: Warna Darah Pasien yang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19 Berubah (245773)
zoom-in-whitePerbesar
Hoaxbuster: Warna Darah Pasien yang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19. Foto: Instagram/@theplandemic
ADVERTISEMENT
Beredar sebuah unggahan yang menyebutkan warna darah pasien yang sudah disuntik vaksin corona berbeda.
ADVERTISEMENT
Dalam foto itu tampak ada dua kantong darah yang berbeda. Dalam kantong pertama tampak darah dengan warna merah tua. Kemudian kantong darah satunya terlihat merah marun.
Pengunggah foto itu menyebut warna darah merah marun merupakan darah milik orang yang belum divaksin. Sementara yang merah gelap milik pasien yang sudah divaksin.
Dari foto itu kemudian beredar narasi darah orang yang telah divaksin tidak aman, termasuk untuk donor darah.

Cek Fakta

Dikutip dari Reuters, narasi yang ada dalam postingan itu keliru. Ahli menyebut tidak ada hubungannya warna darah dengan vaksin COVID-19.
Asisten profesor di Departemen Onkologi Radiasi di Institut Kanker Huntsman, Fakultas Kedokteran Universitas Utah Amerika Serikat, Skyler Johnson menegaskan gambar itu salah.
ADVERTISEMENT
“Tidak ada teori atau biologis yang masuk akal untuk gagasan bahwa vaksin dapat mengubah warna darah seseorang," ujar Johnson kepada Reuters.
Ahli menyebut warna darah seseorang berasal dari molekul protein yang membawa oksigen ke dalam darah. Karena itu, warna darah seseorang bisa berwarna merah, biru, hijau, dan ungu.
Sementara itu, antibodi yang terbentuk dari vaksinasi tidak memiliki warna tertentu.

Kesimpulan

Jadi, narasi yang menyebutkan warna darah pasien berubah karena vaksin merupakan hoaks.