Hujan Deras Picu Bencana Longsor dan Banjir di Bogor hingga Bandung Barat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tanah longsor. Foto: Destyan Sujarwoko/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanah longsor. Foto: Destyan Sujarwoko/ANTARA FOTO

Hujan deras melanda beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat pada Selasa (2/11). Akibatnya, terjadi bencana alam seperti tanah longsor, puting beliung hingga banjir.

BPBD Jabar menuturkan, catatan menonjol bencana longsor terjadi di Kota Bandung tepatnya di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong.

Longsor menimbun dua rumah warga. Namun tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

Tanah longsor menutup akses jalan utama Sukanagara-Pagelaran, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur. Foto: Dok. Istimewa

Selain di Dago, longsor terjadi di Desa Pasanggrahan Baru, Kabupaten Sumedang. Satu unit rumah yang dihuni oleh lima orang tertimbun longsor.

"Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan sebagian saluran irigasi tertutup material longsoran," tulis keterangan BPBD Jabar.

Longsor juga terjadi di Kabupaten Bandung Barat di Jalan Kolonel Masturi. Akibatnya, ruas jalan alternatif menuju kawasan objek wisata Lembang ditutup.

kumparan post embed

BPBD Jabar juga mencatat ada bencana puting beliung di Desa Pasirkareumbi, Kabupaten Subang. Akibatnya bangunan Kantor Arsip Daerah dan Perpustakaan Kabupaten Subang rusak. Bahkan, material atap ambruk dan menimpa sejumlah kendaraan pegawai.

"Atap parkiran ambruk menimpa beberapa mobil milik pegawai Arsip Daerah dan Perpustakaan," tulis keterangan BPBD Jabar.

Bencana puting beliung juga terjadi di Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor. Satu unit rumah rusak sedang karena tertimpa pohon tumbang.

Lebih lanjut, banjir juga terjadi Kota Bandung. Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Bandung melaporkan 17 titik di permukiman dan ruas jalan terendam banjir 5 cm hingga 60 cm.