kumparan
15 September 2019 22:43

Ical Ingin Kader Golkar Jadi Capres dan Cawapres di 2024

Aburizal Bakrie di Acara Malam Penghargaan Caleg Golkar di Ritz Carlton Mega Kuningan, Minggu (15/9/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar direncanakan akan dihelat pada September 2019. Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak mempermasalahkan siapapun yang akan maju menjadi calon Ketum Partai Golkar, asalkan memenuhi syarat.
ADVERTISEMENT
"Siapa saja yang maju di dalam munas Desember yang akan datang, saya kira silakan saja, dibolehkan, asal memenuhi syarat. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, supaya bisa maju ke tiket berikutnya," kata Aburizal usai acara penghargaan Caleg Partai Golkar di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, (13/9).
Ical sapaan Aburizal, berharap ketum baru Golkar dapat membawa kemenangan bagi partainya di Pileg 2024. Selain itu, Ical berharap di Pemilu 2024 nanti, Golkar bisa mengusung kader sebagai capres dan cawapres.
"Ketua yang diharapkan ketua yang kuat, yang bisa memenangkan Golkar pada 2024, dan kalau bisa Partai Golkar nanti mencalonkan calon presiden dan calon wakil presiden sendiri," ucapannya.
Acara Malam Penghargaan Caleg Golkar di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Adhim Mugni/kumparan
Target kemenangan Golkar di 2024 juga disampaikan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar, Akbar Tanjung.
ADVERTISEMENT
"Kita semua telah bertekad untuk Pemilu 2024, insyaallah partai kita bisa kembali jadi pemenang," ucapnya.
Menurutnya kader partai harus terus memperkuat jaringan di tengah-tengah masyarakat. Akbar juga minta kader Golkar memperkuat jaringan di eksekutif maupun legislatif.
"Sesuai motto kita, suara Golkar suara rakyat," kata Akbar.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan